Connect with us

Headline

Rayakan Pergantian Tahun, Sanksi Pidana Menunggu

Tingkat Kesadaran Menurun, Angka Penularan Covid-19 Meningkat

-

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar melarang adanya perayaaan di malam pergantian tahun. Hotel dan tempat hiburan, khususnya THM bakal diberi sanksi jika ditemukan membuat kegiatan di momen tersebut.
“Kalau ada hotel yang melakukan itu, kami akan rekomendasikan ke pihak kepolisian untuk diberi sanksi. Hukumannya itu bisa pidana,” kata Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin saat memimpin rapat koordinasi di Baruga Anging Mammiri, Jalan Penghibur, Senin (14/12). Pertemuan dihadiri unsur forkopimda, camat dan perwakilan hotel, serta restoran dalam wadah PHRI.
Larangan ini dikeluarkan seiring penambahan kasus covid-19 yang meningkat drastis di Makassar. Dalam sehari, Rudy menyebut ada sekitar 90 kasus yang ditemukan. Hingga kemarin, kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 telah mencapai 11.555 orang.”Ini naik signifikan. Kondisi sebelumnya, trennya 30 sampai 60 kasus,” ujarnya.
Rudy menginstruksikan jajaran camat memantau hotel dan pusat hiburan, khususnya THM, untuk memastikan mereka tidak menggelar acara yang memicu kerumunan. Laporan dilengkapi rekaman gambar agar ditindaklanjuti secepatnya.
“Bukan hanya hotel, seluruh tempat di mana saja tetap dilarang membuat acara apapun pada saat menyambut tahun baru,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mendukung langkah pemerintah. Dia juga menyebut kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian hingga akhir tahun 2020. “Kita tidak segan melakukan penertiban, jika nanti ada yang ditemukan di lapangan,” tegasnya.

Laman: 1 2 3 4

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini