Connect with us

Sulselbar

Wali Kota Parepare Minta Maaf

Tegur Camat, Minta Satgas Tegakkan Prokes

-

HM Taufan Pawe

PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe meminta maaf atas prilaku Camat Ujung Ulfa Lando yang membentak warga saat operasi yustisi dalam penegakan protokol kesehatan Covid-19, Sabtu (26/12) lalu.

Wali Kota Parepare dua periode ini menyayangkan sikap camat tersebut. Untuk itu, dirinya akan memanggil camat bersangkutan untuk diberi peringatan.
“Kami memohon maaf atas tindakan oknum petugas dan camat yang tidak memberikan rasa nyaman kepada para pedagang. Penegakan dan edukasi perwali tersebut sudah seharusnya dilakukan dengan cara yang humanis dan mengedepankan kemanusiaan. Atas tindakan ini, izinkan kami memberikan evaluasi dan tindak tegas kepada petugas tersebut,” ujar Taufan kepada BKM, Minggu (27/12).
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Parepare ini menjelaskan, dalam masa penanganan pendemi Covid-19, pemerintah harus mementingkan kesehatan masyarakat sekaligus berusaha dalam pemulihan ekonomi.
Sehingga dirinya memita seluruh jajarannya dan tim gugus tugas terkait untuk melakukan penegakan protokol kesehatan dengan pendekatan humanis.
“Kitapun harus tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Situasi yang tarik menarik, namun kami masih optimis, berupaya menemukan porsi yang pas terhadap keduanya agar dapat seimbang. Kesehatan dapat pulih dan ekonomi dapat bangkit,” sambungnya.
Ia berharap, gesekan petugas dengan masyarakat tidak terjadi lagi. Untuk itu, ia meminta pelaku usaha mematuhi jam operasional usaha yang berpotensi menimbulkan keramaian dibatasi.
Pembatasan operasional yang lebih ketat ini untuk menyikapi peningkatan kasus Covid-19. Penegakan aturan ini
sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran wabah corona.
“Pemberlakuan jam malam ini bertujuan untuk mengurangi keramaian yang terjadi di malam hari hingga menjelang malam tahun baru, hanya hingga malam tahun baru selesai. Setelah itu, tdk ada lagi pembatasan hingga jam 8. Keputusan ini memang sangat berat, namun kami mohon maklum adanya karena untuk kebaikan bersama,” jelasnya.
Taufan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama dalam membawa kemaslahatan bagi Kota Parepare, khususnya menekan penyebaran Covid-19.
“Pentingnya pembatasan ini, karena posisi Parepare yang strategis dikunjungi. Kita tahu sendiri Covid-19 kembali meningkat, kita pasti sangat menyayangi diri kita dan keluarga kita. Jadi kita wajib hidup sehat dengan tetap jalankan 3 M dan patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (mup/C)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini