Connect with us

Sulselbar

Kapolres Intruksikan Tindak Tegas Pelanggar Prokes

-

TINDAK TEGAS -- Wali Kota Parepare HM taufan Pawe bersama TNI/ Polri saat memantau aktivitas warga dan pelaku usaha di depan Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun baru- baru ini. Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah berjanji menindak tegas para pelanggar Prokes

PAREPARE, BKM — Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah menyatakan siap mengawal pelaksanaan pembatasan jam operasional hingga 15 Januari mendatang.
“Jika ada masyarakat atau pelaku usaha yang kedapatan melanggar aturan, kami akan tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolres kepada awak media, Senin (4/1).

Menurut Kapolres aturan pembatasan jam operasional usaha tujuannya jelas yakni untuk mencegah kerumunan yang berpotensi meningkatkan penyebaran dan penularan Covid-19.
“Masyarakat harus pahami itu, pelaku usaha juga bisa memahami, kita sama-sama memutus mata rantai Covid-19. Kami akan terus menyesuaikan dengan surat edaran hingga edaran tersebut dicabut,” tegasnya.
Ia mempersiapkan personel untuk pelaksanaan pengamanan jam operasional usaha hingga pukul 20.00 Wita. Dilakukan operasi yustisi berskala besar.
Mantan Kapolres Barru ini menambahkan, pasca libur natal dan tahun baru kondisi secara umum untuk pengamanan cafe dan restoran berjalan lancar. Pelaku usaha sudah dinilai memahami dan mengindahkan peraturan.
“Alhamdulillah mereka mematuhi apa yang menjadi aturan di surat edaran. Kami mengimbau secara humanis, pendekatan-pendekatan seperti itu memang perlu bagi pelaku usaha kecil,” sebutnya.
“Untuk sanksi tetap berdasarkan perwali yang berlaku. Berupa teguran tertulis, denda, atau punutupan sementara izin usaha,” tutupnya.
Sementara itu, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengimbau masyarakat untuk mematuhi surat edaran tentang pembatasan aktivitas masyarakat dan perdagangan serta pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku sejak 24 Desember 2020 kemarin.
Dia meminta masyarakat menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 4 M. Diantaranya memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumumunan. Hal ini paling efektif dalam menekan angka penyebaran covid-19.
“Kami bersama Forkopimda meminta kerja sama masyarakat untuk kooperatif dalam menjalankan SE. Ingatki, kita jaga dirita, berarti kita jagaki juga orang-orang disekitarta,” pesannya. (mup/B)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini