Kriminal

Warga Majene Disel di Polsek Tamalanrea


Gasak Minyak Goreng Antaran

MAKASSAR, BKM — Seorang lelaki yang tengah terlapor hanya bisa tersandar di tembok sembari memegangi kepalanya. Ia terpaksa meringkuk di sel Mapolsek Tamalanrea.
Dalam catatan hitam kepolisian, lelaki bernama Marzuki (21), warga Kecamatan Baggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, menjalani proses hukum sebagai terlapor dalam dugaan tindak pidana penggelapan barang milik sebuah perusahaan di wilayah hukum Polsek Tamalanrea.

”Terlapor Zulkifli menggelapkan barang milik perusahaan mengakibatkan perusahaan pemilik barang (pelapor), mengalami kerugian hingga Rp1 juta,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis, Selasa (5/1)
.
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis, menjelaskan, terlapor merupakan karyawan di sebuah perusahaan yang bertugas mengantar barang (helper) berupa minyak goreng ke perusahaan lainnya.

”Ketika melakukan pengantaran barang, terlapor mengambil barang (minyak goreng), tersebut ke dalam kardus, kemudian menjual ke perusahaan ditempati bekerja. Merasa perusahaan lainnya dirugikan karena barangnya kurang, sehingga pemilik barang melaporkan Zulkifli ke Mapolsek Tamalanrea atas dugaan tindak pidana penggelapan,” kata Kanit Reksrim.
Penangkapan terlapor, sambungnya, dipimpin langsung pihaknya didampingi Panit II Reskrim, Ipda Iqbal Kosman setelah diketahui keberadaannya bersembunyi di sebuah rumah di Jalan Parumpa, Kecamatan Biringkanaya.
”Dari keterangan terlapor jika pihaknya mengakui telah menggasak minyak goreng saat dirinya melakukan pengantaran. Minyak itu diambil lalu dimasukkan ke dalam kardus kemudian dijual ke perusahaan tempat dirinya bekerja. Uang hasil penjualan habis digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya. Kini Zulkifli meringkuk di sel Mapolsek Tamalanrea,” pungkas Kanit Reskrim, Iptu Muhalis. (ish/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.