Headline

Seluruh Puskesmas di Makassar Disiapkan Jadi Tempat Vaksinasi


MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar sudah mulai mempersiapkan diri untuk rencana vaksinasi tahap pertama yang segera dilaksanakan. Penjabat Wali Kota Rudy Djamaluddin menekankan, secara teknis pemkot sudah siap untuk melaksanakan agenda akbar tersebut.
“Secara teknis, kita sudah siap untuk vaksinasi. Beberapa puskesmas-puskesmas yang memenuhi persyaratan standar untuk melaksanakannya sudah disiapkan. Vaksin itu sudah tiba. Tinggal didistribusikan,” terang Rudy di Rujab Wali Kota, Senin (11/1).
Dia mengatakan, pemberian vaksin untuk masyarakat, khususnya bagi para tenaga kesehatan (nakes) merupakan solusi yang terbaik untuk keluar dari pandemi covid-19. Vaksinasi merupakan proses untuk membuat pertahanan tubuh menjadi lebih kuat dalam menghadapi virus.
“Tentu kita harus yakin keputusan pemerintah tidak mungkin membahayakan rakyatnya sendiri. Pemerintah pusat tentu akan melakukan suatu proses serta tahapan yang cermat dan terukur untuk memastikan bahwa vaksin itu tidak berbahaya bagi masyarakat. Hal itu digambarkan dengan kesediaan Bapak Presiden untuk siap divaksin pertama kali terkait dengan program vaksinasi pemerintah pusat,” jelas Rudy untuk menghilangkan keraguan masyarakat untuk mengikuti proses vaksinasi covid-19.
Dia pun berharap masyarakat sadar pentingnya vaksinasi covid-19 ini. Menjadi sebuah kebutuhan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, sekaligus menciptakan daya tahan tubuh yang kuat untuk melawan virus penyakit menular tersebut. “Saya kira pada waktunya nanti masyarakat kita akan sadar bahwa ini adalah suatu kebutuhan,” tambahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Agus Djaya Said mengatakan, seluruh puskesmas di Makassar sudah siap menjadi lokasi vaksinasi. “Seluruh puskemas di Makassar. 47 puskesmas akan digunakan semua,” tandasnya.
Dia mengemukakan, untuk tahap pertama ini, pihaknya mengusulkan vaksinasi terhadap 1.507 tenaga kesehatan dan non kesehatan yang bertugas di seluruh puskesmas Makassar. “Yang kami kirim ke Kemenkes RI, nakes dan non nakes sebanyak 1.507. Itu juga sudah masuk sasaran tenaga cleaning service dan sopir ambulans di 47 puskesmas,” bebernya.
Sebenarnya, kata dia, total keseluruhan tenaga kesehatan di Makassar sekitar 14 ribu. Itu sudah termasuk nakes yang bertugas di rumah-rumah sakit maupun klinik. (rhm)

Komentar Anda





Comments
To Top
.