Metro

Warga Sesalkan BPJS Abaikan RSIA


BANTAENG, BKM — Warga menyesalkan sikap BPJS Kesehatan yang terkesan mengabaikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Pelangi Medica. Padahal, RS tersebut banyak diminati masyarakat.

Salah seorang peserta BPJS Kesehatan Hadijah, Senin (11/1) menyayangkan tidak adanya kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan RSIA Pelangi Medica. “Banyak pasien BPJS mau kesini, tapi tidak bisa mendapat pelayanan”, sesalnya.
Warga lainnya Sadaruddin, warga Pallantikang juga mengaku prihatin. Seharusnya BPJS Kesehatan bisa bekerjasama dengan RSIA Pelangi Medica karena merupakan satu-satunya RISA di Bantaeng.
Dia merasa khawatir jika ada pasien BPJS darurat lantas tidak bisa mendapatkan pelayanan darurat di Pelangi Medica.
Kalau RSIA tersebut hanya menerima pasien umum tidak menutup kemungkinan mayoritas orang dari luar Bantaeng yang memanfaatkan fasilitas RSIA tersebut.
Kepala BPJS Kesehatan Bantaeng, Namirah mengatakan, pihaknya belum membuka kerjasama karena untuk Bantaeng, dinilai sudah cukup dengan tiga fasilitas layanan kesehatan, yaitu, RSUD Anwar Makkatutu, Klinik Doi dan MMC Letta.
Direktur RS KIA, dr H Agus Rusfandy, yang juga mantan Dirut RSUD Prof Anwar Makkatutu, mengatakan, pihaknya tidak memaksakan untuk bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Agus menambahkan, keberadaan rumah sakit yang dipimpinnya ini, untuk mencegah terulangnya tragedi ibu dan anak meninggal akibat terlambat ditangani. “Kan ada dua kasus toh. Ibu dan anak meninggal karena terlambat ditangani”, ujarnya. (wam/C)

Komentar Anda





Comments
To Top
.