Headline

Empat Personel Brimob Sulsel Dipecat


BKM/CHAIRIL PTDH-Upacara PTDH terhadap empat personel Brimob di Makosat Brimob Polda Sulsel Jalan KS Tubun, Rabu (13/1).

MAKASSAR, BKM — Sebanyak empat personel Brimob Polda Sulsel dipecat. Pemberhentian tidak hormat (PTDH) terhadap mereka dilakukan dalam sebuah upacara di Markas Komando Satuan (Makosat) Brimob Sulsel Jalan KS Tubun, Rabu (13/1). Upacara dipimpin Komandan Satbrimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis.
Upacara PTDH diikuti seluruh Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Detasemen (Danden) jajaran Satbrimob Polda Sulsel. Empat anggota yang dipecat lantaran melakukan pelanggaran berat dan tindak pidana tidak hadir dalam prosesi ini. Mereka ditampilkan lewat foto masing-masing yang dibawa empat anggota Brimob lainnya.
Kombes Muhammad Anis mengatakan, pelaksanaan upacara PTDH ini sangat menyakitkan bagi satuan dan pribadinya sebagai seorang pemimpin. “Hari ini (kemarin) kita melaksanakan upacara PTDH empat personel yang telah melakukan pelanggaran berupa disersi dan tindak pidana. Tentunya upacara ini sangat menyakitkan bagi satuan dan bagi diri saya pribadi selaku pimpinan,” tegasnya.
Akan tetapi, lanjut Anis, hal ini perlu dilakukan demi tegaknya aturan guna menjaga profesionalisme di tubuh polri, khususnya untuk mewujudkan Bhakti Brimob untuk Indonesia. “Sebagai bentuk dari pembinaan karier personel agar lebih meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas, tentunya dibutuhkan reward. Sedang hukuman diberikan kepada personel yang melakukan pelanggaran,” tandasnya.
Dari empat pasukan elit polri yang dipecat itu, salah satunya merupakan seorang personel Batalyon C Pelopor. Anggota Brimob Bone berinisial HA ini, dipecat dari kedinasan polri karena telah melakukan pelanggaran dinas.
Pelanggarannya itu berupa disersi atau telah meninggalkan tugas, terhitung mulai 31 Mei 2019 hingga saat ini atau telah terhitung 19 bulan lamanya. Pemecatan HA ini pun telah tertuang dalam surat keputusan Kapolda Sulawesi Selatan Nomor: Kep/1163/XI/2020 tanggal 20 November 2020.
Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan mengatakan, pemberhentian satu anggotanya ini telah melalui proses yang panjang dan pertimbangan yang matang.
“Upacara PTDH personel merupakan hal terberat buat kami. Terlebih ada seorang personel kami yang ikut di dalamnya. Akan tetapi, semua itu demi tegaknya aturan dan profesionalisme tugas, sehingga Bhakti Brimob untuk Indonesia bisa terwujud, ” kata Kompol Ichsan.
“Dengan adanya upacara PTDH ini yang bersangkutan sudah resmi diberhentikan dari Brimob. Jadi apabila bertemu dengan yang bersangkutan dan masih mengaku sebagai anggota Brimob, tolong laporkan kepada kami,” seru Ichsan. (mat)

Komentar Anda





Comments
To Top
.