Headline

Inisiatif Remaja Masjid Melalui Gerakan Sedekah Beras


Cara Pengurus Masjid Mardhiyyah Bantu Kaum Duafa

DI tengah kondisi perekonomian yang terpuruk, berbagai kalangan turun tangan untuk membantu kaum duafa. Tak terkecuali pengurus dan remaja masjid. Seperti yang dilakukan di Masjid Mardhiyyah Kompleks Pemda, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

BERMULA dari keprihatinan, Gerakan Sedekah Beras Mardhiyyah Bersurga digalakkan. Adalah Remaja Masjid Mardhiyyah yang berinisiatif menghadirkannya. Mereka melakukan hal tersebut sambil menunggu pengadaan ATM beras yang menjadi program pengurus masjid.
Bendahara II Pengurus Masjid Mardhiyyah Kadri menuturkan, gerakan sedekah beras ini sudah berlangsung selama dua tahun. ”Program ini dibuat oleh remaja masjid untuk membantu kaum duafa,” ujarnya.
Beras untuk gerakan ini disimpan dalam boks plastik berukuran besar. Diperoleh dari bantuan para donatur yang menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu sesama. Selain itu, pengurus juga memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan bantuan. Tercatat ada Rp20 juta sumbangan yang diperoleh setiap bulannya dari para donatur, baik dari wilayah Sulawesi Selatan maupun provinsi lain.
Biasanya, setiap menjelang hari raya Idul Fitri, pengurus masjid juga membagi-bagikan bingkisan berupa parsel kepada masyarakat kurang mampu.
Untuk mendapatkan calon penerima yang berhak mendapatkan bantuan, pengurus dan remaja masjid melakukan penelusuran sejauh 1 kilometer dari masjid. ”Yang diprioritaskan adalah masyarakat menengah ke bawah dan kondisinya memprihatinkan,” ujar Kadri.
Setelah penerima bantuan terdata, selanjutnya dibagikan kupon untuk mereka. Ada 100 kupon yang disiapkan. Berisi nomor penerima bantuan. ”Ini dilakukan seminggu sekali setiap hari Jumat,” tuturnya.
Bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok para kaum duafa. Pengurus masjid juga memberikan siraham rohani untuk mereka. Caranya, sebelum menerima bantuan, kaum duafa diminta untuk datang menjelang salat. Di situlah mereka mendengarkan kajian agama yang dilanjutkan dengan salat berjamaah.
Setiap penerima bantuan akan mendapat beras sebanyak 3 kg. Tercatat ada 70-an orang yang biasa memperolehnya. Hanya saja, di tengah pandemi seperti sekarang ini, pengurus masjid menghentikan sementara program ini dan mengikuti protokol kesehatan guna menghindari kerumunan. (pkl)

Komentar Anda





Comments
To Top
.