Headline

Ciptakan Template Sebagai Kontrol Pembelajaran di Sekolah


Suherwin, Guru Honorer Berinovasi di Tengah Pembelajaran Daring

IST INOVASI-Suherwin dan inovasi template pembelajaran daring berbasis semi website yang diciptakannya.

DI TENGAH kesulitan yang timbul kala pandemi covid-19 melanda, inovasi terus bermunculan. Tak terkecuali di bidang pendidikan. Guru yang harus menyampaikan materi dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) berupaya menghadirkan cara yang tidak membuat jenuh peserta didik.

Sistem PJJ secara daring telah berlangsung hampir setahun lamanya. Hal itu dilakukan lantaran pemerintah tidak mau mengambil risiko yang bisa berimbas pada munculnya klaster baru dari sekolah.

Dari sinilah Suherwin, salah satu guru honorer di Gowa melakukan inovasi untuk mendukung proses pembelajaran daring. Ia salah satu guru honorer yang tergabung dalam grup WhatsApp Pejuang Pendidikan Gowa. Suherwin menciptakan template pembelajaran daring berbasis semi website yang menyediakan fitur-fitur yang memudahkan guru, siswa, orangtua siswa serta kurikulum dalam mengontrol proses belajar mengajar sebagai kontrol pembelajaran di setiap sekolah.

“Fitur dari template/aplikasi my site ini dibuat agar mampu memberikan edukasi pada pendidik, peserta didik, dan orangtua siswa serta kurikulum pada melaksanakan proses belajar mengajar dalam bentuk daring di tengah wabah bencana non alam covid-19 ini. Fitur utama dalam pembelajaran ini adalah absensi online yang dapat diakses oleh guru mapel, wali kelas dan kesiswaan, bahan ajar e-learning pembelajaran yang dapat diakses guru, siswa dan orangtua siswa serta kurikulum. Bank tugas/latihan serta setor tugas yang memudahkan pengiriman tugas tanpa ada batasan jadwal pengirimannya,” jelas
sarjana pendidikan ini kepada BKM, Senin (25/1).

Pria yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia ini berharap aplikasi my site mampu menjawab tantangan zaman serta, sebagai media edukasi semua guru dalam membuat proyek. Termasuk meluangkan kreatifitasnya merancang pembelajaran sendiri yang sesuai dengan juknis, serta kontrol kurikulum dan menjadi evaluasi pembelajaran daring yang diambil oleh responden siswa terkait masalah dan hambatan dalam pembelajaran daring. 

“Sebagai guru honorer kami juga berharap ini adalah wujud partisipasi aktif kami pejuang pendidikan sebagai pendidik yang hadir di era milineal, yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontirubusi dalam pendidikan sebagaimana visi dan misi pendidikan di Gowa,” kata guru yang saat ini mengajar di Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Pendidikan Arifah Unggulan Kabupaten Gowa.

Waka Kurikulum SMPN 2 Sungguminasa Kadir,SPd sangat mengapresiasi  serta mendorong para guru untuk memaksimalkan metode pembelajaran dalam melaksanakan transfer ilmu kepada para siswanya. 

Dikatakannya, melalui aplikasi My Site Presschool yang digarap guru honorer, memudahkan membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan layaknya pembelajaran tatap muka.

“Artinya, guru tidak monoton dengan menggunakan satu metode pembelajaran. Setiap pembelajaran daring siswa tidak hanya diminta membaca buku materi dan menjawab soal-soal, kemudian melaporkan kepada guru melalui foto tugas atau mengisi form, atau setiap hari ada tugas,” kata Kadir.

 Kepala SMPN 3 Sungguminasa Fajar Ma’ruf,SPd,MPd juga sangat mengapresiasi template pembelajaran ini, sebagau wadah pembelajaran daring yang menyediakan fitur yang sama dengan template atau website pembelajaran yang berbayar. 

” Saya sangat apresiasi karena ini gratis dan sudah bisa diakses oleh kurikulum juga mengenai materi dan daftar kehadiran siswa. Kami bangga dan berharap guru honorer dapat meluangkan ide kreatif dalam pendidikan yang ada di Kabupaten Gowa khususnya, dan menjadi pelopor pendidikan di Indonesia,” kata Fajar.

Template pembelajaran ini dibuat dengan memanfaatkan fitur Google yang dikelola secara gratis dan tanpa membeli housting ataupun domain. Semoga dengan adanya template ini, tambah Fajar, memacu seluruh tenagah pendidik dalam menciptakan pembelajaran daring yang kreatif, efektif dan inovatif sehingga tujuan dari pendidikan dapat tercapai. 

Kepala Dinas Pendidikan Gowa Dr Salam,MPd menyatakan apresiasinya terhadap inovasi dan kreatifitas guru Suherwin.
“Alhamdulillah, ini inovatif sekali. Saya berharap akan semakin banyak guru yang melakukan hal seperti ini. Selain Suherwin, ada beberapa guru honorer lainnya yang juga berhasil melakukan revolusi pembelajaran. Umumnya mereka kami rekomendasikan menjadi guru penggerak tingkat nasional. Semoga sukses,” kata Dr Salam.

Kadis menyebut, template hasil inovasi Suherwin merupakan salah satu bentuk kreasi pembelajaran yang sudah diterapkan dalam pembelajaran daring di Gowa saat ini.

“Semua itu dibreakdown dari metode pembelajaran problem based learning dan joyfull learning,” terangnya. (sar)

Komentar Anda





Comments
To Top
.