Headline

Disangka Lakalantas, Ternyata Dibunuh


BANTAENG, BKM — Malam sudah beranjak menuju pertengahan, Rabu (28/1). Jarum jam menunjuk pukul 22.00 Wita. Sejatinya, warga sudah beristirahat atau lelap dalam tidurnya.
Namun tidak demikian di Jalan Sungai Calendu, Kelurahan Mallilingi, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Warga di tempat ini digegerkan dengan sebuah peristiwa berdarah. Korbannya bernama Tasbir bin Saso (20), beralamat di Lembang-lembang, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng. Dia menderita luka luka menganga di bagian leher.
Peristiwa ini awalnya disangka kecelakaan lalulintas (lakalantas). Karena ada satu unit sepeda motor yang tergeletak. Dua orang tampak di atas dan di sisi pedestrian.
Sejumlah warga di tempat kejadian sempat berdebat. Ada yang mengaku melihat korban dikejar dari arah utara. Yang lainnya bersikeras sebagai peristiwa lakalantas.
Ketidakjelasan peristiwa tersebut terjawab setelah rekan Tasbir, Ferdi bin Rappung (20), yang juga tinggal di Lembang-lembang, siuman dari pingsannya. Dari mulut Ferdi terkuak bahwa dirinya saat itu dibonceng Tasbir. Tetiba muncul BL alias BB bin Nrp, warga Mappilawing, Kelurahan Mallilingi mengejar menggunakan sepeda motor.
Lurah Mallilingi Muhammad Ridwan, membenarkan peristiwa berdarah ini terjadi di wilayahnya. Kata dia, menurut keterangan sejumlah warga di TKP, sempat terjadi duel sebelum akhirnya Tasbir tumbang bersimbah darah.
Nasib mujur masih berpihak kepada Ferdi. Meski menderita luka diduga akibat benda tajam, nyawanya terselamatkan dan sementara menjalani perawatan intensif di RSUD Prof Anwar Makkatutu, Bantaeng.
Menurut Lin Lin, kakak perempuan Ferdi, adiknya sempat tidak sadarkan diri. “Alhamdulillah, adik saya sudah sadar,” ucapnya.
Adapun pelaku, kata Lurah Muhammad Ridwan, informasi yang sampai ke kelurahan, terduga pelaku menyerahkan diri setelah semalam rumahnya didatangi sejumlah personel Polres Bantaeng.
Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Abdul Haris Nicolaus, tidak berhasil dikonfirmasi. Sumber di mapolres mengatakan, kasat sudah tiga hari tidak berdinas karena sakit.
Humas Polres Bantaeng Aipda Sandri mengaku belum mendapat laporan dari penyidik. Dia bilang, sedang sibuk di pesta adiknya. (wam/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.