Connect with us

Politik

TP dan Basli Ali Saling Puji

Saat Road Show di Dapil Sulsel Tiga

-

IST PEMBUKAAN--Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe bersama sejumlah pengurus dalam pembukaan musyawarah daerah Golkar Selayar yang dipimpin Basli Ali, Minggu (14/2).

MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Dr Taufan Pawe (TP) melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) Sulsel tiga yang meliputi kabupaten Jeneponto Bantaeng dan Selayar, Sabtu (134/2) hingga Senin (15/2)
Kunjungan tersebut terkait persiapan dan pembukaan musyawarah daerah (musda) Golkar ditiga daerah tersebut.
Di Kabupaten Selayar, hampir pasti musda Golkar kembabi memilih H Basli Ali sebagai ketua DPD II secara aklamasi. Hal itu terjadi jika tidak ada calon lain selain Basli yang baru saja terpilih sebagai bupati untuk kedua kalinya.
Basli Ali yang juga bupati Selayar meminta agar maju di pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2024.
“Saya meminta ke DPP agar segera tetapkan Pak Taufan Pawe sebagai Cagub Sulsel dan Golkar Selayar siap mengamankan kebijakan itu,”ucap Basli pada pembukaan musda Golkar Selayar Minggu (14/2).
Basli menegaskan, Golkar Selayar memiliki komitmen terhadap semua kebijakan partai. Di semua momentum, baik Pilpres, Pilgub, Pemilu, Golkar selalu menang di Selayar.
“Di semua momentum, usungan Golkar selalu menang di Selayar, untuk itu kami meminta agar pak TP segera ditetapkan sebagai Cagub Sulsel,”terang Basli.
TP juga ikut memuji Basli sebagai bupati yang memiliki leadership yang mumpuni dan bersahaja. Itu diperlihatkan dalam setiap forum pertemuan kepala daerah. “Saya tak suka memuji, tapi ini fakta, Pak Basli Ali sangat luar biasa,”puji TP.

Salah satu prestasi Basli yakni menaikkan suara golkar di parlemen dari tujuh menjadi sepuluh.
Sebelum membuka musda, TP mengungjungi Monumen Pejuang Golkar yang terletak di Desa Bungayya Kecamatan Bontomatene Selayar.
Monumen ini dibangun untuk mengenang 18 kader golkar yang tenggelam di Selat Selayar tepatnya di laut P.Pasi Pulau sepulang berkampanye 15 Mei 1997 lalu.
Sebelum ke Selayar, TP bersama rombongan konsolidasi di Bantaeng dan disambut Plt Ketua Golkar Bantaeng Meyrza Farid Arman dan pengurus lainnya.
TP memuji Meyrza Farid Arman yang juga salah satu bakal calon ketua. “Meyrza merupaka kader agresif dan visioner. Kader seperti ini dibutuhkan Golkar saat ini,” kata TP memuji.
Menurutnya, jika kedepan Meyrza mendapat amanah sebagai ketua definitif, maka dirinya meminta semangat kepartaian yang tinggi untuk memimpin Partai Golkar Bantaeng.
“Alhamudilah semenjak saya tunjuk sebagai plt, Meyrza telah memperlihatkan jiwa militansinya dan telah memberikan suport untuk memajukan Golkar. Dan jika terpilih sebagai ketua definitif, dia harus merenovasi besar sekretariat Golkar Bantaeng,” jelasnya.

Meyrza Farid menegaskan jika dirinya hadir di Golkar bukan karena sosok Nurdin Abdullah, namun karena keinginan sejak dahulu untuk mengabdikan diri ke masyarakat. Hal itu ia buktikan semenjak dirinya kader AMPI Sulsel.
Sehari sebelumnya, TP melakukan konsolidasi di Golkar Jeneponto yang disambut mantan Ketua DPD II Iksan Iskandar serta plt ketua Ikram Iskandar dan anggota Fraksi Golkar, Sabtu (13/2)
Dihadapan kader, TP menegaskan bila tidak ada lagi bayar bayaran saat menjadi caleg karena kita mau betul betul terpilih dan disenangi rakyat. “Bukan karena banyaknya uang” jelas TP.
Ikram Iskandar juga melaporkan progress renovasi kantor Golkar Jeneponto. Selama kurang lebih 30 tahun sekretariat DPD II Golkar Jeneponto tidak pernah di renovasi. “Karena itu kami juga melakukan renovasi dan InsyaAllah rampung dua pekan ke depan” harap Ikram Iskandar.
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar juga menyampaikan harapannya. “Saya berharap kedepan Partai Golkar semakin solid dan dapat menciptakan pemimpin yang berkualitas untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyat,”kata Iksan Iskandar. (krk/rif/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini