Headline

Ibu Rumah Tangga Tewas Terapung di Sungai


PANGKEP, BKM — Seorang ibu rumah tangga bernama Jumaena(40) ditemukan dalam kondisi terapung di sungai, Senin (22/2) sekitar pukul 11.30 Wita. Jasadnya tersangkut di batu sungai yang selama ini menjadi lokasi wisata alam permandian di Kampung Cambang Cui, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Korban merupakan warga Kampung Senggerang, Kelurahan Balleangin. Jumaenah ditemukan salah seorang warga yang sedang menanam bibit porang dan rumput gajah.
Saat itu Saude (65), warga kampung Cambang Cui sedang memanggil anaknya bernama Rahman (43) yang sedang menanam rumput gajah dan bibit tire, sejenis porang di pinggir sungai. Saude berteriak karena dia melihat di aliran sungai ada sosok mirip manusia yang tersangkut di sebuah batu di sungai tersebut.
Ketika berusaha mendekat Saude bersama anaknya Rahman sudah melihat secara jelas, jika yang tersangkut dibatu benar sosok perempuan yang sudah tidak bernyawa lagi karena tubuhnya telah terapung diatas air dan tersangkut di batu.
Kapolres Pangkep AKBP Endong Nurcahyo yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penemuan mayat perempuan dalam kondisi sudah tak bernyawa. “Mayatnya ditemukan terapung di sungai lokasi wisata alam permandian Cambang Cui,” ujarnya, kemarin.
Dijelaskan, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat, kapolsek Balocci beserta anggotanya, unit identifikasi Polres Pangkep yang dipimpin langsung kasat Reskrim serta tim medis Puskesmas Balocci menuju lokasi. Mereka selanjutnya mengevakuasi korban ke Puskesmas Balocci untuk keperluan visum.
Menurut saksi Rahman, dirinya tengah menanam rumput gajah. Tetiba ayahnya berteriak bahwa ada orang tenggelam. Melihat mayat tersebut, Rahman lalu menuju kantor Polsek Balocci untuk melaporkan kejadian itu.
Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi , karena korban selama ini mengalami gangguan kejiwaan.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat terpeleset di sungai yang dangkal dan terbentur di batu,” kata kapolres. (udi/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.