Connect with us

Gojentakmapan

Takalar Daerah Potensial Pengembangan Indigofera

-

TAKALAR, BKM — Sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Takalar menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait program pengembangan makanan hijau ternak atau Indigofera.
FGD secara daring ini dihadiri dan dibuka Bupati Takalar, H Syamsari Kitta. Kegiatan yang diinisiasi Bagian Ekonomi dan Pembangunan Takalar menggandeng Institut Teknologi Pertanian Takalar sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di Takalar.
Turut hadir Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Kabag Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Takalar. Sedangkan dari unsur akademisi, hadir Rektor ITP, Irma Andriani dan Ketua Yayasan Global Panrita, Asriadi Ali.
Sebagai narasumber utama pada FGD ini adalah Prof Luki Abdullah yang merupakan ahli dalam bidang makanan hijau ternak. Dalam paparannya, Prof Luki menggambarkan peluang Indigofera sebagai alternatif pakan yang efektif dan memiliki nilai ekonomis tinggi dan mampu memulihkan ekonomi masyarakat.
Dan Takalar, menurutnya, bisa memulai pengembangan indigofera. Karena memiliki lahan yang luas, potensial, dan menjadi sentra bibit yang terhubung dengan kilang pakan ternak.
Prof Luki menyampaikan, peran Pemda Takalar sebagai pembuat regulasi sangat strategis dalam mendorong masyarakat berternak, menanam indigofera mulai di tingkat desa.
Bupati Takalar sebagai pemerintah daerah sangat mengharapkan adanya inovasi terkait pengembangan pakan ternak. Terutama untuk memenuhi kebutuhan lokal peternakan di Kabupaten Takalar.
Sebagai lembaga mitra kerjasama Pemda, ITP Takalar siap untuk berkolaborasi. Terutama dalam hal aplikasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Irma Andriani, Rektor ITP, menilai, ini adalah peluang yang baik terutama untuk pengembangan ITP dan masyarakat Takalar. Irma mengungkapkan, ITP sebagai pusat pendidikan dan riset juga memiliki tujuan program dalam hal pengembangan bisnis. (ira/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini