Connect with us

Sulselbar

Pengusaha Batu Upayakan Peredam Suara

-

BANTAENG, BKM — Pengusaha batu di Bungung Bambang, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, tidak menyanggupi pemindahan lokasi Rock Crusher menjauh dari pemukiman penduduk.
Dia hanya mengupayakan alat peredam suara rock crusher agar tidak bising. Selain itu, pengusaha tersebut melakukan penyiraman pada saat mesin beroperasi, sehingga debu tidak beterbangan.
Hal ini diungkapkan Adi, pengawas oprasional rock crusher dan tenaga kerja. Kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat, bahwa mesin tidak perlu dipindahkan dengan catatan harus dilengkapi alat peredam suara.
Menurutnya, alat tersebut mampu mencegah kebisingan yang selama ini dikeluhkan warga setempat. Mengenai debunya, pihaknya melakukan penyiraman pada saat mesin beroperasi.
Lurah Bonto Sunggu, Tompo, Kamis (25/2), membenarkan kalau pengusaha tersebut menawarkan solusi ini. “Awalnya, kami minta agar mesin pemecah batu itu dipindahkan. Tapi karena ada solusi yang ditawarkan dan dianggap sudah bisa memenuhi tuntutan warga, maka mesin itu diizinkan kembali beroperasi”, katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Bungung Bambang mengeluhkan kebisingan suara rock crusher. Selain itu, warga juga mengaku terganggu pernafasannya akibat debu yang beterbangan pada saat mesin beroperasi.
Ditambahkan Lurah, pihaknya tidak bertindak tegas menghentikan aktifitas pengusaha ini karena pertimbangan tenaga kerjanya. “Ada sepuluh orang tenaga kerjanya. Kalau dilarang beroperasi, kasihan mereka. Lagi pula, kan sudah ada solusinya”, pungkasnya. (wam/C)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini