Connect with us

Headline

Ekonomi Keluarga Memotivasi Percepat Selesai Kuliah

Putri Tukang Kayu Jadi Wisudawati Terbaik Fakultas Kehutanan Unhas

-

IST Musdalifah

ADA banyak alasan seorang mahasiswa untuk mempercepat menyelesaikan perkuliahan di kampus. Salah satunya karena masalah ekonomi keluarga. Hal itu pula yang mendorong mahasiswi satu ini guna bersungguh-sungguh kuliah hingga akhirnya menjadi yang tercepat selesai.

MUSDALIFAH nama gadis ini. Ia menjadi bagian dari prosesi wisuda sarjana di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang berlangsung pekan lalu. Musdalifah merupakan alumni S1 Fakultas Kehutanan. Dia tercatat sebagai salah satu wisudawati terbaik.
Perempuan berhijab ini menyelesaikan studinya dalam waktu tiga tahun lima bulan. Indeks prestasi kumulatif (IPK) yang diraihnya 3,59 dengan predikat sangat memuaskan. Skripsinya berjudul; Keragaman Genetik Pinus Rombeng (Pinus Sp) di Kabupaten Bantaeng Berdasarkan Penanda Morfologi.
Musdalifah merupakan bungsu dari seorang ayah yang berprofesi sebagai tukang kayu. Sejak memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dan lulus melalui jalur nonn subsidi di Unhas, ia telah bertekad dan berusaha semaksimal mungkin untuk membanggakan kedua orang tuanya. Dengan tekun dan rajin dirinya menyelesaikan segala tugas yang diberikan dosen di kampus, tanpa mengenal lelah dan tiada kata malas baginya.
Gadis cantik ini punya alasan. ”Untuk apa menunda tugas sedangkan orang tua sudah mati-matian bekerja keras supaya bisa membiayai kuliah saya yang terbilang cukup mahal.”
Selain mengisi hari harinya dengan kuliah dan tugas-tugas lab yang menumpuk, ia juga bergabung dalam salah satu organisasi daerah bernama Ikatan Keluarga Mahasiswa Sinjai. Musdalifah tergolong cukup aktif di dalamnya.
Sebenarnya, sudah beberapa kali mahasiswi yang akrab dipanggil Ifah ini mencoba mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Namun sayang, upaya tersebut tak berbuah hasil. Ia tidak pernah lolos menjadi penerima. Karena itulah dirinya termotivasi untuk mempercepat studinya. Tujuan utamanya adalah mengurangi biaya kuliah yang ditanggung oleh orangtuanya.
“Saya juga tidak menyangka mendapatkan gelar sebagai wisudawan terbaik dari Fakultas Kehutanan Unhas. Karena yang saya pikir hanya bagaimana meringankan beban orang tua, terutama ayah saya” ucapnya.
Menurut Ifah, guna menyelesaikan studi dengan tepat waktu dan dengan prestasi yang memuaskan, dibutuhkan semangat serta kerja keras tiada henti. Termasuk senantiasa menjadikan orang tua sebagai alasan untuk menyelesaikan studi dan meraih masa depan yang cemerlang. (pkl)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini