Connect with us

Headline

Pandemic Story di Inaugurasi Himatep FIP UNM

-

BKM/NUR HAMZAH INAUGURASI-Suasana inaugurasi yang digelar Himatep FIP UNM di Gedung Amanagappa, Minggu (28/2).

MAKASSAR, BKM — Himpunan Mahasiswa Teknologi Pendidikan (Himatep) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar acara Inaugurasi Sang Kreator. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Amanagappa UNM ini mengusung tema; Pandemic Story, New Normal, New Spirit, New Creatifity.
Sejumlah pertunjukan seni ditampilkan. Seperti Tari Padduppa, Sastra Indonesia, perkusi kreator, tari kontemporer, homeband kreator, serta teater panggung sandiwara.
Kegiatan yang dilaksanakan di tengah pandemi ini memiliki pesan tersendiri, bahwa pandemi tidak menghentikan langkah untuk berkreasi dan berkarya. Sebaliknya, di era new normal, mampu membuka peluang guna menciptakan ide baru .
Pertunjukan ini mengibaratkan beda masa beda cerita. Karenanya, protokol kesehatan diterapkan. Terlihat dari mulai masuk gedung, tamu diwajibkan memakai masker dan melakukan cek suhu. Selanjutnya menggunakan handsanitizer semprot. Saat di lokasi pementasan, jarak kursi tamu undangan sudah di atur sesuai protokol kesehatan.

”Saya sangat mengapresiasi sebesar-sebesarnya dengan terlaksanannya kegiatan ini. Suatu kebanggaan di tengah situasi pandemi ini mahasiswa mampu membuat kegiatan, karena kampus tengah dilocdown. Jadi saya sempat menegur, karena memang tidak boleh ada aktivitas di kampus. Tapi ternyata mereka latihan di luar. Saya sangat mendukung penuh kegiatan mahasiswa selama itu mematuhi protokol kesehatan,” jelas Kaprodi Dr Abdul Hakim.
Sebenarnya, lanjut Abdul Hakim, pertunjukan ini rencananya akan dilaksanakan pada malam hari. Namun sesuai aturan, tidak diperbolehkan ada aktivitas dalam kampus pada malam hari. Akhirnya, setelah melalui negosiasi yang cukup lama, akhirnya acara ini di laksakan pada siang hari dengan ini tetap menerapkan protokol kesehatan.
Ketua panitia Irwandi Nur Fajar menuturkan, inaugurasi kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. ”Pandemi membuat adanya pembatasan-pembatasan. Namun hal itu tidak menyurutkan niat mereka untuk berkegiatan dan berkreasi,” ujarnya.
Sedikitnya ada 28 orang yang terlibat dalam kegiatan ini. Undangan yang hadir juga dibatasi. Sementara bagi yang ingin menyaksikan pertunjukan, sudah disiapkan akses live Youtube, zoom, dan Instagram. (pkl)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini