Connect with us

Bisnis

Iwan: Mobil Terendam tidak Usah Panik

-

SIAP SEDIA -- Garda Siaga selalu siap sedia membantu pelanggan Garda Oto.

MAKASSAR, BKM — Saat musim hujan tiba, sejumlah daerah yang berada di dataran rendah, rawan terdampak banjir. Ironisnya, saat banjir ini melanda maka banyak kendaraan termasuk kendaraan roda empat terendam.
Saat menghadapi kondisi seperti ini, para pemilik mobil tidak usah langsung panik. Lakukan beberapa hal berikut supaya meminimalisir risiko kerusakan pada mobil. Juga, tetap bisa melakukan klaim asuransi kendaraan yang terendam itu.
”Selalu pastikan posisi mobil aman. Pastikan ada opsi untuk memindahkan dan mengevakuasi mobil ke posisi lebih tinggi pada saat banjir. Apabila tidak sempat melakukan pemindahan atau evakuasi mobil, anda bisa menutup knalpot terlebih dahulu supaya air tidak masuk ke dalam mesin mobil dan merusak mesin. Bagi anda yang memiliki asuransi Garda Oto, bisa menghubungi Garda Siaga melalui Garda Mobile Otocare atau Garda Akses 24 Jam dinomor 1 500 112 untuk layanan darurat
,” kata SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra,
L Iwan Pranoto.
Langkah lainnya yang perlu dilakukan, kata Iwan Pranoto, yaitu lepaskan kabel negatif aki untuk mencegah korsleting listrik. Pemilik mobil agar tidak ragu untuk melepaskan kabel negatif pada aki/baterai guna mencegah korsleting listrik. Pelepasan kabel ini mencegah rusaknya berbagai macam komponen listrik di dalamnya.
”Lakukan pencabutan kabel negatif ketika mobil sebelum terendam. Ciri-ciri kabel negatif pada aki/baterai ditandai dengan simbol- (minus/kurang). Kabel yang menempel pada terminal negatif aki/baterai adalah warna hitam polos atau yang sejenisnya.
Cek kondisi oli harus dilakukan. Karena ada kemungkinan oli sudah tercampur dengan air banjir. Ketika sudah tercampur air banjir, tangki oli harus dikuras habis terlebih dahulu baru kemudian diisi kembali. Pengurasan sebaiknya dilakukan pihak bengkel resmi. Ciri-ciri oli sudah tercampur air, yaitu warna oli berubah menjadi putih seperti susu
. Jangan menyalakan kendaraan dalam posisi sudah terendam,” jelas Iwan.
Menurut Iwan, mesin terendam banjir jika dinyalakan bisa mengakibatkan korsleting pada aki/baterai. Selain itu, air banjir yang masuk ke dalam mesin dapat merusak komponen yang ada di dalamnya. Sebaiknya menghubungi bengkel resmi untuk mengecek kendaraan anda yang terendam banjir. Pelanggan Garda Oto dapat dengan mudah meminta pertolongan Garda Siaga secara gratis.
Beberapa pemilik kendaraan terkadang tidak memiliki banyak waktu untuk memindah kendaraannya ketika banjir melanda. Terkadang, air naik dengan cepat. Sehingga mengakibatkan pemilik kendaraan tidak sempat menyelamatkan kendaraan mereka.
”Bagi pemilik kendaraan sebaiknya langsung menghubungi Garda Akses di 1 500 112 selama 24 jam guna mengecek kerusakan mobil. Jangan sampai pemilik kendaraan melakukan perbaikan sendiri sebelum menghubungi pihak asuransi. Keadaan ini memungkinkan terjadinya gagal klaim,” ujar Iwan.
Merujuk pada penjelasan di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 4, tambah Iwan, asuransi tidak menjamin kerugian, kerusakan dan biaya atas kendaraan bermotor tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan.

Menurut Iwan, kendaraan yang terendam banjir sebaiknya tidak dipaksa jalan. Karena bisa merugikan keselamatan pengemudi. ”Kami sangat berkonsentrasi dengan keselamatan pelanggan kami, sebaiknya ketika mengetahui mobil sudah terendam banjir, pelanggan langsung menghubungi Garda Mobile Otocare atau Garda Akses 24 Jam. Tim kami akan senantiasa membantu pelanggan kapan saja. Jangan melakukan perbaikan sendiri atau menyalakan mesin kendaraan yang baru saja terendam banjir, sebaiknya tunggu tim kami datang memeriksa.
Selalu gunakan asuransi mobil dari Garda Oto untuk mobil anda. Jika anda telah melindungi mobil kesayangan anda dengan Garda Oto,” papar Iwan seraya menambahkan, pastikan asuransi Garda Oto anda telah melakuan perluasan jaminan asuransi supaya mendapatkan pengamanan ekstra ketika banjir melanda. (mir)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini