Connect with us

Metro

Dosen IAIN Palopo Raih Doktor di UNM, Ini Riset dan Hasilnya

-

MAKASSAR, BKM — Firman, dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo berhasil meraih gelar doktor di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM). Ia menjalani sidang ujian promosi doktor secara virtual, Kamis (4/3).

Sidang dipimpin Dr Sulaeman Samad,MSi dengan anggota Prof Dr M Arifin Achmad,MEd, Prof Dr Anshari,MHum, Prof Dr Muhammad Rapi,MS, Prof Dr Syamsul Bachri Thalib,MSi, Dr Abdul Saman,MSi.Kons, dan Prof Dr Muhammad Yaumi,MA. Firman mempertahankan disertasi berjudul Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Teks Keislaman Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Di depan tim penguji, Firman menjelaskan bahwa problematika pembelajaran bahasa Indonesia (BI) di perguruan tinggi keislaman meliputi sikap negatif mahasiswa terhadap BI, sistem dan model pembelajaran BI yang belum ideal, dan minimnya bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Temuan risetnya, yakni validitas bahan ajar telah memenuhi standar ideal berdasarkan penilaian ahli dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan yang dilakukan pada kelompok kecil dan kelompok besar berada pada kategori baik. Respons dosen terhadap bahan ajar dinyatakan dengan kategori sangat baik.

”Hasil uji keefektifan melalui implementasi bahan ajar menunjukkan bahwa hasil belajar setelah adanya perlakuan terjadi perubahan signifikan.  Perbedaan rerata hasil belajar tes awal dan tes akhir terdapat pengaruh sehingga bahan ajar yang dikembangkan tergolong efektif,” terangnya.

Seusai menjawab sanggahan, bantahan, dan klarifikasi tim penguji, Firman dinyatakan lulus dengan IPK 3,89 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Dia tercatat sebagai alumni ke-921 PPs UNM dan ke-146 prodi Ilmu Pendidikan.

Prof Dr Anshari,MHum selaku kopromotor merasa bangga atas produk bahan ajar yang dihasilkan. Bahan ajar ini dapat menjadi penawar bagi minimnya bahan ajar untuk tujuan khusus.

“Membelajarkan bahasa Indonesia sesuai bidang keilmuan mahasiswa agar lebih cepat terserap karena materinya terkait dengan konsep dan teori di bidangnya,” jelas Guru Besar FBS.

Program studi S-3 Ilmu Pendidikan memiliki mahasiswa dari berbagai bidang studi. Karena itu, prodi ini terbuka luas bagi guru dan dosen beragam disiplin ilmu. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini