Connect with us

Kriminal

Oknum Mahasiswa Begali Ojek Online

Ancam Korban Pakai Parang

-

BEGAL -- Tersangka bersama barang bukti yang diamankan di Polsek Mamajang.

MAKASSAR, BKM — Seorang ojek online bernama Maxim Maskur Mappiase, warga jalan Rajawali, Jumat (19/3) siang sekitar pukul 11. 35 Wita, dibegal di Jalan Serigala. Pelakunya diduga seorang oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Makassar bernama Agung Tri Putra (23), warga Jalan Monginsidi.
Dalam menjalankan aksinya, terduga pelaku mengancam korban dengan parang dan membegali satu unit handphone (HP) atau gawai merek Xiaomi Red Mi 9C warna orange. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Mamajang dengan nomor LP/33/III/2021/Polrestabes Makassar/Sek Mamajang.
Atas laporan tersebut, anggota Polsek Mamajang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Syamsuddin Hehanusa, didampingi Panit 2 Reskrim, Ipda Gunawan Amin, menindaklanjuti.
Pada Sabtu dinihari (20/3) sekitar pukul 01.00 Wita, akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku bernama Agung Tri Putra di Jalan Serigala. Kemudian tersangka dibawa ke Polsek Mamajang bersama barang bukti berupa satu unit HP dan sebilah parang tanpa sarung.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edy Supriadi Idrus, mengemukakan,  dari laporan Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Syamsuddin Hehanusa mengemukakan, saat kejadian awalnya Maskur Mappiase sebagai pengemudi ojek online (Maxim) menerima orderan Agung Triputra.
Kemudian korban menjemput Agung Triputra (terduga pelaku) di Jalan Syarif Alqadri menuju ke Jalan Serigala. Setelah tiba di Jalan Serigala, pelaku turun dari kendaraan kemudian mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam jenis parang tanpa sarung dan mengatakan, ”Kasika itu handphonemu.”
Kemudian korban memberikan handphone merek Xiaomi Red Mi 9C, warna orange. Kemudian pelaku meminta kembali kepada korban sambil mengancam menggunakan parang untuk diantar ke suatu tempat. Kemudian korban membonceng sambil diancam parang dan akhirnya korban menjatuhkan motor dan berlari meminta pertolongan kepada warga. Warga yang ada di sekitar kejadian mengejar pelaku. (jul) 

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini