Connect with us

Headline

Plt Gubernur Diperiksa KPK Bersama Tiga Wiraswasta

-

MAKASSAR, BKM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, kemarin. Ia dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus gratifikasi Gubernur Sulsel non aktif HM Nurdin Abdullah.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan hal itu dalam rilisnya, Selasa (23/3). Ia menjelaskan sebanyak empat orang, termasuk Andi Sudirman akan menjalani pemeriksaan.

“Hari ini (kemarin) dijadwalkan pemeriksaan saksi NA terkait tindak pidaka korupsi suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020-2021 di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi,” tulisnya.

Empat orang yang dipanggil sebagai saksi, yaitu Andi Sudirman Sulaiman (wakil gubernur Sulawesi Selatan periode 2018-2023) Andi Gunawan (wiraswasta), Petrus Yalim (wiraswasta), dan Thiawudy Wikarso (wiraswasta).

“Saksi Andi Sudirman Sulaiman diperiksa untuk tersangka NA,” ujarnya.
Terpisah, ASS mengatakan, pada saat pemeriksaan ia menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan penyidik KPK terkait proyek-proyek strategis.

“Tadi (kemarin) kita dipanggil sebagai saksi. Pertanyaannya terkait proyek-proyek strategis di Sulsel serta internal prosedur pemerintahan,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

ASS keluar dari gedung KPK sekitar pukul 16.00 WIB. Ia masih enggan memberikan keterangan lebih detil terkait pemeriksaannya.

“Informasi lebih detil, silahkan ditanyakan ke internal KPK. Karena itu ranah KPK,” tuturnya.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan NA. Saat ini Nurdin tengah mendekam di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Ia dan lima orang lainnya ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK pada tanggal 27 Februari, dini hari lalu.

Nurdin bersama dua orang lainnya kemudian ditetapkan tersangka sehari setelah ditangkap. Ia ditersangkakan kasus suap dan gratifikasi pada pengadaan barang dan jasa, dan perizinan sejumlah proyek infrastruktur di Sulsel. (nug)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini