Connect with us

Metro

Pemkot akan Perbanyak CCTV

-

MAKASSAR, BKM–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berencana akan memasang banyak CCTV dalam kota.
CCTV tersebut akan dipasang di setiap sudut kota. Selain untuk memantau traffic light dan kondisi arus lalu lintas, pemasangannya juga untuk melihat kondisi kota sekaligus memantau aktifitas warga Makassar.
Pemasangan CCTV tersebut, kata Danny bagian dari upaya mewujudkan Makassar sebagai smart city.
Banyak kemudahkan dan keuntungan yang diperoleh dengan pemasangan CCTV di sudut-sudut Kota Makassar.
Pemkot bisa memantau warga yang membuang sampah sembarang, bisa memantau jika ada peristiwa yang terjadi, termasuk memantau jika ada yang menjalankan aktifitas kejahatan.
Dia memberi contoh, ketika terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido Minggu lalu. Karena bantuan CCTV, terekam secara jelas detik-detik pelaku saat menjalankan aksinya. Aparat berwajib dengan cepat bisa melaksanakan tugas mengungkap pelaku.
“Bisa kita liat bagaimana canggihnya CCTV. Bayangkan tidak cukup 24 jam,pelaku sudah diketahui. Motor yang digunakan menjalankan aksinya, semua terklarifikasi tidak cukup 24 jam. Kita apresiasi kerja-kerja kepolisian yang dikombinasikan dengan CCTV kota, dahsyat sekali, ” ungkap Danny saat ditemui di Hotel Claro, Senin (29/3).
Sejak 2015 lalu, Pemkot Makassar memang memaksimalkan pengawasan, khususnya lalu lintas di jalan raya dengan memasang ratusan CCTV.
Data dari Dinas Kominfo Kota Makassar, pemkot mengoperasikan 174 CCTV yang tersebar di perempatan jalan Makassar.
Namun sayang, tidak semuanya berfungsi secara maksimal.
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismail Hajiali menyebutkan, dari ratusan CCTV yang terpasang tersebut, hanya sekitar 85 persen yang berfungsi maksimal. Sisanya, sekitar 15 persen dalam kondisi rusak.
Ada juga beberapa CCTV yang sengaja dinonaktifkan alias dicabut karena pengerjaan proyek tol layang di AP Pettarani lalu.
Ismail mengklaim kerusakan yang terjadi diluar kendali instansi terkait. Ada yang rusak karena pecah kaca layar monitornya, ada yang tiangnya patah karena ditimpa pohon tumbang. Ada juga yang rusak karena ditabrak oleh pengendara bermotor.
Selain itu, lanjut dia, ada juga CCTV yang sebenarnya siap untuk berfungsi, namun terkendala power listrik.
Diapun meminta warga yang menemukan ada CCTV yang rusak untuk melaporkan ke Diskominfo supaya bisa dikroscek di lapangan.
“Jadi kalau ada yang tidak berfungsi, kasih ka datanya supaya bisa disinkronkan,” ungkap Ismail.
Dia menambahkan, sejak tahun lalu hingga tahun ini, tidak ada anggaran yang disiapkan untuk pengadaan CCTV baru. Sehingga sangat sulit untuk menggantinya. Yang ada pemeliharaan. Jadi, CCTV yang rusak, kalau memungkinkan untuk perbaiki, akan diperbaiki. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini