Connect with us

Gojentakmapan

Polres Ajak Tingkatkan Kewaspadaan

-

AKP Syahrul Regama

JENEPONTO, BKM — Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan sejumlah objek vital. Peningkatan pengamanan tersebut dilakukan paska-terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jeneponto, AKP Syahrul Regama, mengatakan, pihaknya melakukan peningkatan pengamanan paska-kejadian bom bunuh diri di Makassar. Tak hanya itu, semua personel kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan di tiap markas.
”Terkait kejadian ini, tentunya Polres Jeneponto tetap waspada dalam pelaksanaan tugas khusus terhadap pengamanan markas,” jelas Syahrul di Mapolres Jeneponto, Senin (29/3).
Lanjut Syahrul mengatakan, atas kejadian ini seluruh masyarakat Jeneponto diminta tidak panik dan tetap beraktivitas pada umumnya. Namun tetap waspada. Terkait kejadian bom di Makassar, warga diimbau agar tetap tenang dan tidak usah panik.
”Tetap saja beraktivitas seperti biasa. Namun tetap waspada terhadap situasi. Khususnya terhadap orang-orang di sekitar yang kita tidak kenal sama sekali,” jelasnya.
Terpenting, kata dia, warga tidak dibiarkan untuk menyebar luaskan dokumentasi terkait kejadian bom bunuh diri di sejumlah media sosial. ”Dokumentasi kejadian bom di Makassar kemarin tidak usah dishare atau di posting lagi. Karena justru berdampak rasa takut masyarakat,” terangnya.
Dia meminta kepada masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya kejadian tersebut ke pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan. Mantan Kapolsek Tamalatea ini juga mengapresiasi terhadap sekuriti saat mencegah pelaku masuk ke dalam gereja.
”Terkait aksi heroik sekuriti hal yang sangat patut diapresiasi dan menjadi contoh dalam melaksanakan tugas,” jelas Syahrul. (krk/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini