Connect with us

Bisnis

Gandeng BPJAMSOSTEK, Pemkot Ambon Lindungi 25.000 Pekerja Rentan

-

FOTO BERSAMA -- Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin foto bersama dengan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Sulawesi Maluku, Arief Budiarto, usai penyerahan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK secara simbolis kepada pekerja rentan di wilayah kota Ambon.

AMBON, BKM — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggandeng BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Sebanyak 25.000 pekerja rentan di wilayah kota Ambon mendapat perlindungan BPJAMSOSTEK.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan simbolis penyerahan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada perwakilan pekerja oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin bersama Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Senin (5/3).
Pada tahun 2020, Pemkot Ambon telah mendaftarkan sebanyak 10.000 pekerja. Dan di tahun 2021 ini, Pemkot Ambon menambah kepesertaan sebanyak 15.000 pekerja. Sehingga total pekerja rentan yang terdaftar dan dibiayai APBD pada tahun 2021 sebanyak 25.000 tenaga kerja.
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, dalam sambutannya, menyatakan, perlindungan sosial bagi pekerja rentan merupakan bentuk proteksi jaminan sosial dari negara kepada rakyat.
Richard menambahkan, ke depan Pemkot Ambon berniat untuk menambah jumlah kepesertaan jaminan sosial sesuai kondisi keuangan daerah.
”Dengan adanya perlindungan dari BPJAMSOSTEK ini, diharapkan para pekerja dapat bekerja dengan tenang dan secara tidak langsung meningkat produktivitasnya. Sehingga taraf hidup meningkat dan hari tuanya sejahtera,” ungkap Zainudin.
Sinergi positif antara Pemkot Ambon dan BPJAMSOSTEK tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Wali Kota Ambon Nomor 34A tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Informal Pemerintah Kota Ambon yang juga menjadi dasar pembentukan Tim Percepatan Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi warga Ambon.
Tim yang diketuai langsung wakil Wali Kota Ambon tersebut akan melakukan serangkaian kegiatan. Di antaranya sosialisasi kepada masyarakat dan pekerja rentan yang ada di 50 desa atau kelurahan negeri di wilayah kota Ambon. Sehingga diharapkan pada akhir tahun ini jumlah pekerja rentan yang terlindungi program Jamsostek mencapai 50.000 orang.
Zainudin menambahkan, BPJAMSOSTEK sangat mendukung program Pemkot Ambon yang selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).
”Saya mengapresiasi terobosan Pemerintah Kota Ambon. Semoga hal positif ini dapat diikuti daerah lain. Sehingga semakin banyak masyarakat pekerja yang terlindungi dan kesejahteraan pekerja Indonesia dapat terwujud,” tutup Zainudin.
Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Sulawesi Maluku, Arief Budiarto, menambahkan, kerja sama ini sangat dibutuhkan untuk membangun dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian dan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di wilayahnya.
”Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memberikan perlindungan dasar dan manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang ada di Kota Ambon sebagai upaya pencegahan kemiskinan akibat dari risiko sosial ekonomi,” ujar Arief. (mir)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini