Connect with us

Politik

Politisi Pindah Partai Terus Bertambah

-

MAKASSAR, BKM–Tokoh yang pindah partai, baik mantan bupati maupun mantan wakil bupati kembali bertambah.
Kali ini giliran politisi Partai Gerindra AM Sukri Sappewali juga pindah dan bergabung ke Partai Golkar.
Mantan Bupati Bulukumba dua periode ini pernah diusung Partai Gerindra, Nasdem, Demokrat dan PKPI saat memenangkan pemilihan bupati bersama Tomy Satria Yulianto.
Menurutnya, sebagai mantan kader Golkar dirinya sangat prihatin dengan kondisi partai berlambang pohon beringin rindang ini di Butta Panrita Lopi yang dulunya selalu menjadi pemenang pemilu, namun kini kursi pimpinan DPRD pun dia tidak dapat.
“Saya kembali (ke Golkar) karena sudah solid, tapi yang menjadi perhatian saya suara Golkar menurun drastis yang dulunya enam kursi menjadi empat kursi. Dulunya ketua tapi sekarang biarpun wakil ketua tidak dapat. Bahkan di Pilkada kalah telak,” kata Andi Sukri, Sabtu (2/4).
Dirinya pun menyebutkan salah satu partai yang tertua di Indonesia telah berakar hingga akar rumput dan itu menurutnya sudah gampang diatur. “Golkar sudah terbangun dan berakar dan sudah gampang diatur, kalau tidak bisa, saya mundur (dari Golkar),”janjinya.
Tak hanya itu, dirinya pun mendapatkan tawaran menjadi ketua DPD II Golkar Bulukumba dari ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP). “Pak Taufan yang menawarkan (Jadi ketua DPD II Bulukumba). Kalau saya dikasi amanah, saya siap kembali ke Golkar,” tuturnya.
Disinggung soal tidak bersyarat karena dia pernah memiliki KTA Gerindra. Andi Sukri menyebutkan TP sudah memberikan jaminan dengan memintakan diskresi dari ketua umum Golkar Airlangga Hartarto. “Bagaimana ini (Saya tidak bersyarat) kan ada aturannya. Kalau itu diskresi urusan saya,” jelas TP.
Pelaksana Tugas (Plt) Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin mengatakan sampai saat ini belum ada jadwal musdayang diberikan Golkar Sulsel. “Belum ada jadwal setelah dari Wajo,” katanya.
Disinggung AM Sukri Sappewali akan gabung dengan Golkar. Nirwan membenarkan itu.
“Kalau bicara mau jadi ketua partai (Golkar Bulukumba) belum sampai. Dia (Andi Sukri) hanya menyampaikan akan maju anggota DPR RI dari Dapil Bulukumba. Kan kita membuka selebar-lebarnya siapa saja mau bergabung dengan Golkar,” ucapnya.
Jika nantinya Andi Sukri mendapatkan diskresi kata dia, itu melewati persyaratan dan dia akan berhadapan dengan sejumlah bakal calon. “Setelah dapat diskresi (Andi Sukri) dia baru mendapatkan hak menjadi calon, itu belum ketua karena hak suara ada semua pada pimpinan kecamatan dan sayap partai,”pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah politisi ikut pindah partai diantaranya Abd Rahman Assagaf, Syahban Sammana hingga Aksa Mappe. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini