Connect with us

Politik

Armin Toputiri Hingga Abbas Hadi Dianggap Pas jadi PLT Golkar Palopo

Ini Figur yang Pas jadi PLT Golkar Palopo

-

PALOPO, BKM–Pelaksanaan musyawarah daerah (musda) Partai Golkar kota Palopo terus menjadi buah bibir masyarakat.
Berbagai kalangan baik dari aktivis, politisi golkar, bahkan hingga mantan kader pun turut mendiskusikan.
Mantan pengurus Golkar Luwu Raya, Taufiq Andi Hidayat mengatakan, untuk memuluskan jalannya musda, sebaiknya DPD I Golkar Sulsel terlebih dahulu menunjuk pelaksana tugas (plt).
“Harus sesuai AD/ART Partai Golkar untuk mempersiapkan musda memilih ketua baru agar dapat melakukan kerja-kerja politik melakukan silaturahim sesama kader partai dan tokoh masyarakat di kota Palopo.” ungkap Taufiq, Selasa, (6/4).
Menurutnya, yang terpenting adalah memilih ketua yang legitimasi dalam melakukan kerja kerja politik.
Ke depan menurut Taufiq, ketua Golkar Palopo sangat menentukan kursi di DPRD melalui Pileg serta Pilpres.
“Bagi saya Golkar Palopo ini sangat menarik dicermati arah dinamika internalnya jelang musda apalagi dipenuhi rivalitas beberapa tokoh berpengaruh.” terangnya.
Musda Golkar Palopo nantinya akan menyuguhkan tontonan yang menarik bagaimana kepentingan figur menjadi sebuah keputusan solutif yang akomodatif.
Mantan pengurus AMPG Luwu ini menambahkan bila hal ini bisa terjadi jika yang menjabat plt adalah mereka yang punya pengalaman politik yang sudah matang.
“Ada Armin Mustamin Toputiri dan Andi Hatta Marakarma. Mereka ini para tokoh serta politisi Golkar yang punya pengalaman mumpuni.” tandasnya.
Politisi senior Palopo Ridwan Fattah menambahkan bila plt Golkar Palopo membutuhkan figur yang tidak terkontaminasi dengan rivalitas calon lain.
“Ada Abbas Hady, Taqwa Muller, Lakama Wiyaka yang menjadi sebuah kemungkinan alternatif dan pas untuk plt mengingat sosok ini juga sangat dikenal dari berbagai jaringan aktivis termasuk aktivis di Kota Palopo.” tuturnya. Sementara itu, pelaksanaan musda disejumlah daerah belum juga rampung.
Padahal berdasarkan ketentuan, maka pelaksanaan musda untuk kabupaten kota harus rampung enam bulan setelah digelar musyawarah nasional (musnas).
Namun sudah hampir setahun munas telah digelar dengan terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai ketua umum DPP Golkar.
Akibatnya, pengurus DPD I Golkar Sulsel yang dipimpin Taufan Pawe (TP) telah mendapat peringatan dari wakil sekretaris jenderal (Wasekjen) DPP Golkar Mustafa Radja.
Seperti diketahui, baru empat daerah yang telah menggelar musda yakni Toraja Utara yang kini dipimpin Yohanis Bassang, Basli Ali di Selayar, Munafri Arifuddin di Makassar dan Andi Ilham Zainuddin di Pangkep. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini