Connect with us

Headline

Pegawai BKKBN Sulsel Diminta Junjung Integritas

Dalam Upaya Dorong Pembangunan ZI-WBK dan WBBM

-

Hj Andi Ritamariani

MAKASSAR, BKM — Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan berupaya mendorong pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Salah satu bagian dari upaya tersebut adalah melakukan peningkatan SDM bagi pengelola ZI-WBK/WBBM. Kegiatan berlangsung di Hotel Romeda, Makassar, Rabu (7/4). Diikuti seluruh tim pokja komponen bidang lingkup BKKBN Sulsel.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj Andi Ritamariani membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, dikatakan bahwa dalam pembangunan ZI WBK/WBBM dibutuhkan komitmen yang kuat oleh segenap jajaran yang ada di lingkungan BKKBN Sulsel. Khususnya dalam pencegahan tindak korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Untuk mewujudkan ZI WBK/WBBM harus dimulai dari diri sendiri. Untuk itu saya menekankan agar seluruh pegawai selalu menjunjung integritas dalam bekerja, dan bersama-sama membangun komitmen dalam mewujudkan ZI-WBK/WBBM di BKKBN Sulsel,” kata Andi Rita.
Mantan kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat ini, menekankan agar seluruh komponen bidang dalam menjalankan program dan kegiatan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Tujuannya, agar output kegiatan yang dihasilkan berkualitas dan mampu mendukung proyek prioritas nasional dan sasaran strategis lain yang telah dijabarkan dalam renstra BKKBN 2020-2024.
Lebih lanjut, Andi Rita menjelaskan, perubahan yang dilakukan BKKBN diharapkan akan mendorong percepatan realisasi ZI-WBK/WBBM. Ia berpesan agar seluruh pegawai untuk memanfaatkan inovasi-inovasi yang ada untuk mendorong percepatan terwujudnya ZI-WBK/WBBM.
“Saya harap setiap bidang melakukan terobosan-terobosan, terutama dalam memberikan layanan kepada publik. Selain sebagai implementasi pelaksanaan ZI-WBK dan WBBM, juga sebagai bagian wujud integritas kita dalam menjalankan pemerintahan yang baik. Untuk itu, kita tidak bisa bekerja biasa, tetapi harus bekerja luar biasa dengan inovasi yang kita kembangkan,” tegas Andi Rita.
Ia menambahkan, pembangunan ZI-WBK/WBBM di BKKBN Sulsel dilaksanakan melalui penyelenggaraan organisasi yang baik, efektif dan efisien. Dengan begitu, dapat tercipta pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan professional dalam mewujudkan good governance dan clean government menuju aparatur BKKBN yang bersih dan bebas dari KKN. Juga meningkatnya pelayanan prima, serta kapasitas dan akuntabilitas kinerja.
Untuk memaksimalkan kegiatan ini, panitia menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya pemateri dari KPPN Makassar II dan BPS Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka berbagi pengalaman dan strategi terkait upaya pembangunan ZI-WBK di instansi masing-masing. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini