Connect with us

Headline

Pekan Depan, Lurah Dirombak Besar-besaran

-

MAKASSAR, BKM — Tak ingin menunggu waktu terlalu lama, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap lurah. Langkah ini diambil, karena Danny ingin mempercepat pelaksanaan program-program yang telah disusun, terutama Makassar Recover.
Ia melakukan langkah ini, karena dirinya melihat banyak lurah mencoba menyabotase dan menggagalkan program Makassar Recover. “Minggu depan, lurah akan saya rombak. Karena banyak lurah-lurah yang mencoba menyabotase Makassar Recover,” ungkapnya saat diwawancara di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (7/4).
Danny memaparkan, indikasi sejumlah lurah yang tidak ingin menyukseskan Makassar Recover bisa terlihat dari itikad mereka yang tidak mau merefocusing anggarannya. “Apa contohnya ? Mereka tidak mau merecofusing anggarannya, padahal ini (Makassar Recover) untuk penanganan pandemi covid-19. Perintah negara, bukan wali kota,” tegasnya.
Danny mencium ada aroma persekongkolan antara lurah dengan berbagai unsur untuk menggunakan dana kelurahan tidak sesuai dengan rencana Pemerintah Kota Makassar. “Diduga ada persekongkolan awal dengan berbagai unsur untuk menggunakan dana kelurahan itu, semau maunya. Mereka malah mau bikin-bikin proyek. Tidak sesuai rencana pemerintah kota Makassar, ” ungkapnya.
Selain itu, kata Danny, lurah-lurah yang dimaksud ditengarai juga menghasut RT/RW untuk menolak program Makassar Recover. Padahal berkali-kali Danny menegaskan kalau program tersebut bukan program politik.
Dia mengaku sudah memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholder lingkup Pemerintah Kota Makassar, termasuk lurah selama satu bulan untuk sama-sama bekerja menyukseskan program-program yang telah disusun. Namun tetap masih ada saja yang membawa-bawa jargon politik.
“Padahal ini bukan program politik, tapi negara. Untuk penanganan pandemi, yang kita kreasikan dengan melibatkan semua orang. Ternyata mereka masih membawa-bawa jargon jargon politik.
Padaha saya sendiri sudah bilang tidak ada lagi politik,” kata Danny.
Namun, tidak semua lurah akan dirombak. Karena ada juga lurah yang baik, walaupun jumlahnya lebih kecil dari yang tidak kooperatif. Danny memberi bocoran, lebih 60 persen lurah akan diganti.
“Tidak semuanya (akan diganti). Ada juga lurah yang baik. Khusus yang dicurigai, tunggu tanggal mainnya. Pasti lewat 60 persen,” tandas Danny.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar Andi Siswanta Attas yang dikonfirmasi terpisah, mengaku sejauh ini belum mendapat perintah langsung dari wali kota sekaitan perombakan lurah-lurah. “Saya juga baru dengar dari kita itu. Belum sampai ke saya. Jadi belum bisaka berkomentar banyak kalau ada rencananya Pak Wali. Pastimi dia panggil BKD dan Bagian Pemerintahan,” kata lelaki yang akrab disapa Wanta ini.
Dia melanjutkan, kalau sudah ada perintah langsung dari wali kota, selanjutnya Bagian Pemerintahan yang akan menyusun formasi nama-nama lurah yang akan dilantik. Nanti setelah rampung nama-namanya, baru disodorkan ke BKD untuk dibuatkan SK. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini