Connect with us

Gojentakmapan

Bantimurung Tetap Jadi Pilihan Masyarakat Berakhir Pekan

-

MAROS, BKM — Taman wisata Alam Bantimurung tetap menjadi pilihan masyarakat untuk berakhir pekan jelang Ramadan. Ribuan pengujung dari berbagai daerah memadati taman wisata alam Bantimurung, Minggu (11/4).
Salah seorang pengunjung, Arini, mengaku sengaja datang ke Bantimurung untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarganya sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
”Biasanya sebelum masuk puasa, kami sekeluarga sengaja datang liburan di taman wisata alam Bantimurung,” jelasnya.
Disebutkan Arini, dipilihnya taman wisata alam Bantirimurung untuk berekreasi, selain indah dan nyaman, dan bersih, juga banyak pasilitas yang bisa dinikmati para pengunjung, sehingga kami tidak terasa tinggal berjam-jam di lokasi taman wisata.
”Suasana taman wisata alam Bantimurung bersih dan nyaman. Sehingga kami bersama keluarga sangat puas menikmati liburan di sini,” kata Arini.
Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief, mengakui, selama masa pandemi Covid-19 taman wisata alam Bantimurung tetap menjadi pilihan masyarakat untuk berekreasi.
Meski jumlah pengunjung Bantimurung tidak seperti sebelum sebelumnya. Namun pihaknya tetap berupaya membangkitkan gairah masyarakat untuk memilih taman wisata alam Bantimurung jadi pilihan pertama.
”Memang ada penurunan pengunjung selama pandemi Covid-19. Tapi menjelang Ramadan ini, pengunjung terus meningkat,” ungkapnya.
Meski peningkatannya tidak begitu tajam, namun angka ini lebih tinggi selama masa pandemi. ”Sabtu, 10 April kemarin jumlah pengunjung mencapai sekitar 738 orang. Kalau hari ini sekitar 2.794 orang. Angka ini meningkat dibanding hari-hari biasanya,” jelasnya.
Diakuinya, selama pandemi selain menerapkan protokol kesehatan Covid, pihaknya juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung.
”Jadi kami ada kebijakan pembatasan pengunjung dalam satu waktu. Kita tetapkan itu maksimal 3.000 orang dalam satu waktu. Misalnya kalau pengunjung sudah mencukupi 3.000, maka pengujung yang baru datang menunggu sementara. Karena pengunjung yang lebih awal datang juga akan keluar meninggalkan taman wisata untuk kembali ke rumah masing masing,” akunya.
Ditambahkan Kabid, untuk menjaga agar para pengujung tetap aman dan tetap patuhi protok kesehatan, maka pihak pengelola telah melibatkan petugas TNI-Polri BPBD dan Basarnas di Bantimurung. Hal ini dilakukan agar para petugas terus melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang bisa saja terjadi. (ari/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini