Connect with us

Kriminal

Begal Senggol Motor di Tamalanrea, Dibui

-

MAKASSAR, BKM — Pelarian Randi (20), bersama rekannya yang merupakan pelaku dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (Curas), lebih santer disebut begal, akhirnya terhenti. Menyusul keberadaannya diketahui Unit Reskrim Polsek Tamalanrea dipimpin Panit II, Iptu Iqbal Kosman.
Randi ditangkap di wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros. Dan rekannya ditangkap di Kompleks BTP, Kecamatan Biringkanaya. Dari penangkapan keduanya, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit motor dan sebilah badik yang digunakan saat beraksi. Kini kedua terduga pelaku mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Tamalanrea.
Panit II Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Iqbal Kosman, mengatakan, penangkapan Randi dan rekannya dari laporan korbannya yang ditindaklanjuti. Koban dalam keterangannya mengungkapkan, dirinya menjadi korban begal. Tas milik nya raib dan juga mengalami luka-luka setelah terjatuh dari motor kala disenggol terduga pelaku.
”Ketika itu korban berboncengan dengan rekannya sedang melintas di area Tamalanrea. Dalam situasi yang sepi, terduga pelaku beraksi dengan memepet korban. Seketika itu pelaku langsung menyenggol motor korban mengakibatkan korban terjatuh. Kemudian terduga pelaku mengancam korban dengan sebilah badik sembari merampas tas korban. Kemudian terduga pelaku kabur. Sedangkan korban melaporkan kejadian yang dialaminya,” kata Iptu Iqbal Kosman, Minggu (11/4).
Laporan korban kemudian ditindaklanjuti pihaknya bersama personel Reskrim Polsek Tamalanrea dengan menyelidiki terduga pelaku. Setelah terkuak hasil penyelidikan, lelaki yang telah teridentifikasi tersebut langsung dikepung ditempat persembunyiannya di wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros.
”Lelaki yang merupakan pelaku yakni Randi kami kepung di tempat persembunyiannya di wilayah Moncongloe. Dia tak bisa berkelit. Dari tangannya disita barang bukti berupa satu unit motor dan sebilah badik yang digunakan saat beraksi. Selanjutnya Randi dan barang buktinya digiring ke Mapolsek Tamalanrea,” terang Iqbal.
Menurut penuturan Randi (pelaku), tambahnya, ia mengakui dirinya bahwa betul dirinya bersama rekannya yang telah merampas tas korban setelah ia mengancam sebilah badik.
”Pelaku mengakui bahwa betul dirinya telah merampas tas korban setelah sebelumnya menyenggol motor korban mengakibatkan korban dan rekannya terjatuh. Kemudian pelaku mengancam korban dengan sebilah badik sembari merampas tas korban. Pelaku juga mengakui bahwa aksinya tak seorang diri. Namun ia ditemani rekannya yang berada di Kompleks BTP, Kecamatan Biringkanaya. Kami pun melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan rekan pelaku. Kini keduanya mendekam di balik sel Mapolsek Tamalanrea,” pungkas Iptu Iqbal Kosman. (ish/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini