Connect with us

Metro

Danny Mulai Susun Kriteria RT/RW

Indikatornya Mitigasi dan Pengwilayahan Perpajakan

-

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melakukan re-setting (setelan ulang) komposisi RT/RW.

Proses evaluasi terhadap aparat RT/RW yang saat ini sementara menjabat sudah dilakukan. Saat ini, Pemkot Makassar tengah menggodok kriteria yang akan dipilih sebagai pelaksana RT/RW.Setelah itu, dipilih yang memenuhi syarat.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, pihaknya membentuk tim yang akan melakukan proses re-setting. Tim itu melibatkan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), tokoh masyarakat, dan beberapa unsur lainnya.
“Satu minggu kita sudah lakukan evaluasi. Selanjutnya, pekan ini kita akan susun kriteria yang akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas. Kemudian kita akan menawarkan apa tugas-tugas barunya mereka, ” ungkap Danny.
Dia mengaku, saat ini sudah banyak usulan nama-nama yang masuk diajukan untuk menempati posisi RT/RW. Namun ditegaskan, pihaknya melakukan seleksi berdasarkan sistem. Bukan bergerak atas dasar suka atau tidak suka, atau pendukung atau bukan.
“Jadi saya tegaskan, kami akan merekrut RT/RW berdasarkan kriterianya seperti apa, bukan persoalan suka atau tidak, ” ungkapnya.
Untuk Plt RT/RW yang dipilih nantinya, Danny belum menjamin bisa memberikan honor atau insentif. Alasannya, karena Pj Wali Kota Makassar sebelumnya, Rudy Djamaluddin tidak mengalokasikan anggaran untuk itu.
Honor atau insentif RT/RW baru akan diperjuangkan agar bisa masuk ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). Artinya, jika diakomodir di APBD P, RT/RW baru bisa mendapatkan insentif/honor sekitar September.
Soal insentif yang akan diterima, kata Danny, akan mengacu pada kinerja masing-masing-masing. Tahun lalu, ada 10 indikator yang menentukan insentif seorang RT/RW.
Namun, indikator untuk pemberian insentif, kemungkinan akan diubah. Ada dua poin yang akan dimasukkan yakni mitigasi atau sensor sosial dan pengwilayahan perpajakan.
“Kita mengacu pada peristiwa bom kemarin, jadi perlu dimasukkan mitigasi sosial. Selain itu, bagaimana RT/RW mensuport Pemkot Makassar untuk mencapai target PAD sebesar Rp2 triliun, ” tandas Danny.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat, Muh Yarman mengatakan saat ini, pihaknya sementara menggodok indikator atau kriteria pemilihan RT/RW.
“Kami sementara menggodok mi ini kriteria RT/RW di Rumah Makan Bahari, ” ungkap Yarman kemarin.
Dia memperkirakan, Rabu 14 April besok, kriteria-kriteria yang disusun sudah rampung. Selanjutnya, akan diajukan ke wali kota Makassar. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini