Connect with us

Gojentakmapan

Laksanakan Tarawih, Masjid Tua Katangka Terapkan Prokes

-

Pengurus Masjid Tua Katangka, Maddatuang.

GOWA, BKM — Memasuki Ramadan 1442 Hijriyah, seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Gowa menyambutnya dengan sukacita. Pasalnya, mulai tahun ini rukun-rukun pelaksanaan ibadah puasa sudah mulai dilaksanakan. Seperti salat tarawih berjamaah di masjid.

Salah satu masjid yang tengah mempersiapkan pelaksanaan salat tarawih adalah Masjid Tua Katangka yang terletak di Jalan Syekh Yusuf, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Meski pandemi Covid-19 telah melandai, namun pihak pengurus masjid tetap menerapkan sejumlah prosedur protokol kesehatan (Prokes) sesuai anjuran pemerintah.
Ketua Pengurus Masjid Tua Katangka, Maddatuang, saat ditemui pada Senin siang (12/4), mengatakan, pelaksanaan salat tarawih berjamaah akan dilakukan pada Senin malam di Masjid Tua Katangka.

”Alhamdulillah, tahun ini Masjid Tua Katangka siap menerima kembali jamaah tarawih. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Maddatuang.

Sosok imam masjid berusia 68 tahun ini mengakui jika tahun 2020 lalu, masjid yang diurusnya tersebut tidak menyelenggarakan salat tarawih disebabkan pandemi Covid-19. ”Mulai sebentar malam rangkaian ibadah bulan puasa sudah mulai kita laksanakan. Nantinya, di masjid tua ini jamaah akan diatur berjarak atau diberlakukan jarak antar shaf. Kita juga siapkan tempat cuci tangan dan menyediakan masker bagi jamaah yang tidak mengenakan masker,” kata Maddatuang.
Sementara untuk penceramah pada setiap malam pelaksanaan salat tarawih, kata Maddatuang, pihaknya telah menyiapkan jadual masing-masing penceramah dari Lembaga Dakwah IMMIM Makassar.
”Kami juga menyiapkan dua imam yang akan memimpin setiap salat tarawih dan salat wajib lainnya secara bergantian. Saya juga akan menjadi imam mengisi kekosongan jika dua imam lainnya berhalangan,” kata Maddatuang.

Persiapan prokes ini juga diberlakukan kepada para imam dan marbot masjid ini. Salah satunya adalah imam yang akan memimpin ibadah di masjid tua tersebut telah menjalani vaksinasi Covid-19 sesuai yang diinstruksikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
”Seluruh imam dan marbot harus steril dari corona. Sehingga semuanya harus sudah divaksinasi sebelum Ramadan. Kenapa harus divaksin? Sebab para imam dan marbot adalah kelompok yang selalu berinteraksi dengan banyak orang (jamaah). Jamaah yang datang salat berganti-ganti bukan hanya penduduk sekitar masjid saja. Insya Allah dengan kita disiplin prokes dan sudah divaksin, semoga Covid-19 tidak menyebar dengan bebas,” jelas Adnan pada setiap kesempatan mengedukasi masyarakat untuk ikut vaksinasi Covid-19. (sar)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini