Connect with us

Politik

Andi Nurpati: Kader Punya Hak Sama Maju di Musda

-

WAKIL Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Demokrat, Andi Nurpati mengemukakan bila Demokrat Sulsel semestinya menggelar musda pada Mei ini karena Ulla bersama pengurus DPD dilantik 1 April 2017 meski terpilih pada 19 Mei 2016.
“Jadi mestinya berakhir ya Mei juga. Cuman ini saya melihat terlalu jauh jaraknya, antara musda dan pelantikan (DPD Demokrat Sulsel). Tapi nanti saya cek dulu SK-nya di DPP kapan berakhir,” kata Andi Nurpati.
Andi Nurpati mengatakan, DPP sejatinya sedang menyusun juklak musda bagi 34 DPD pada awal 2021 lalu.
Akan tetapi, DPP kemudian mengalihkan konsentrasi menghadapi kudeta dan KLB kubu Moeldoko.
“PO dan Juklak sudah pernah dibahas di DPP. Cuman kemarin karena ada KLB jadi distop dulu. Tapi ini kan situasi sudah tenang. DPP akan segera siapkan musda seluruh Indonesia,” kata Andi Nurpati.
Soal keinginan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) untuk kembali maju di musda nanti, Andi Nurpati tidak mempermasalahkannya. Menurutnya, setiap kader punya hak yang sama untuk maju musda sepanjang tidak melanggar AR/ADT, termasuk IAS.
Andi Nurpati mengatakan tidak ada aturan yang membatasi kader yang tercatat pernah terjerat kasus hukum, atau mantan terpidana kasus korupsi.
“Kalau larangan secara eksplisit tidak ada larangan dalam mekanisme, ujarnya.
DPP, kata Andi Nurpati, menyerahkan sepenuhnya kepada para kader untuk memilih calon pemimpinnya lima tahun ke depan.
Apakah ingin masih ingin dipimpin oleh Ni’matullah Erbe, atau ingin dipimpin kembali oleh Ilham Arief Sirajuddin.
“Semua kita kembalikan kepada aturan organisasi dan keterpilihan hak suara. Mekanismenya satu DPC satu suara, ditambah suara DPP dan suara DPD,” kata Andi Nurpati.
Andi Nurpati saat ini ditunjuk sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sidrap menggantikan Andi Insan P Tanri yang telah dipecat karena mendukung KLB.
Selain itu, Andi Nurpati juga bertugas memonitor para kader di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara.
Andi Nurpati memonitor gerakan pendukung KLB di tiga wilayah tersebut dalam dua bulan belakangan ini.
Sementara pada Pilkada Serentak 2020 lalu, ia bertugas mengawal pemenangan di tiga wilayah tersebut.
“Saya ditugaskan memonitoring Sulsel, Sulbar, dan Sulteng. Pilkada juga begitu. Saya bertemu DPD membahas beberapa hal terkait secara umum, saya juga beberapa kali menemui Ni’matullah membahas perkembangan Sulsel,”pungkasnya. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini