Connect with us

Bisnis

Dharma Lautan Siap Antisipasi Lonjakan Penumpang

-

Budiono

MAKASSAR, BKM — Adanya kelonggaran yang diberikan pemerintah kepada masyarakat untuk pulang kampung maupun mudik, disambut penuh antusias sejumlah pengusaha transportasi. Salah satunya perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama (DLU).
”Sesuai surat yang diterbitkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bahwa terhitung mulai tanggal 6 sampai 17 Mei, masyarakat dilarang untuk pulang kampung maupun mudik. Namun sebelum tanggal 6 Mei itu, tentu masyarakat masih bisa melakukan pulang kampung atau mudik. Kami dari PT Dharma Lautan Utama sudah melakukan persiapan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang sebelum tanggal 6 Mei tersebut,” kata Manajer PT Dharma Lautan Utama Cabang Makassar, Budiono, di kantornya.
Upaya antisipasi yang dilakukan adalah dengan menyiapkan armada lebih dari cukup. Khususnya untuk pelayaran ke Surabaya. Tidak tanggung-tanggung, PT DLU menyiapkan dua armada sekaligus untuk melayani rute Makassar ke Surabaya, yakni KM Dharma Kencana VII dan KM Dharma Rucitra VII.
”Baik KM Dharma Kencana VII maupun KM Dharma Rucitra bisa mengangkut penumpang hingga 1.000 orang,” ujar Budiono.
Selain untuk rute Makassar-Surabaya, tambah Budiono, pihaknya juga telah mempersiapkan armada KM Dharma Ferry III untuk melayani angkutan penumpang rute Makassar-Batulicin, rute Makassar-Baubau akan dilayani dengan KM Dharma Kartika III.
Begitu pula untuk pelayaran Parepare-Balikpapan dilayani dengan kapal KM Kirana, serta KM Dharma Kencana melayari rute baru, yaitu Pelabuhan Garongkong, Barru (Sulsel) ke Pelabuhan Paciran, Lamongan (Jatim).
”Khusus untuk KM Dharma Kartika yang melayani rute Makassar-Baubau, juga akan melayani rute Makassar-Selayar sekali dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat,” terang Budiono.
Terkait penerapan protokol kesehatan kepada para calon penumpangnya, Budiono mengatakan, hal itu sudah diberlakukan sejak pandemi Covid-19 mulai merebak di Indonesia. Dimana, setiap calon penumpang yang akan membeli tiket, harus menunjukkan surat keterangan hasil swab bahwa yang bersangkutan negatif.
”Begitu pula ketika penumpang akan naik ke atas kapal harus cuci tangan dengan menggunakan sabun. Juga saat sampai di atas kapal, penumpang harus kembali cuci tangan menggunakan sabun. Dan semuanya sudah kami persiapkan. Apa yang kami lakukan ini sudah menjadi ketentuan dari pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan. Selain itu, ruangan yang ada di atas kapal juga disemprot dengan menggunakan cairan disinfektan,” tutur Budiono seraya menambahkan, PT Dharma Lautan Utama sudah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang dalam rangka lebaran Idul Fitri. (mir)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini