Connect with us

Headline

Anggaran tak Ada, Proyek Gedung BSB Sulsel Disetop

-

MAKASSAR, BKM — Proyek pembangunan gedung Brigade Siaga Bencana (BSB) milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dihentikan. Gedung yang terletak di depan kantor Gubernur Sulsel tersebut disetop lantaran anggaran yang disiapkan pada APBD terkena refocusing.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Sulsel Khaeruddin, mengatakan pembangunan BSB sudah menelan anggaran kurang lebih Rp2,8 miliar. Pekerjaan tahap pertama sudah dituntaskan dengan jumlah anggaran tersebut.
“Baru terbangun hanggar, klinik, ruang istirahat driver. Sebenarnya belum rampung secara total, tapi kontrak kita tahun ini bisa diselesaikan dengan anggaran Rp2,8 miliar,” sebut Khaeruddin, Kamis (15/4).
Sementara bagian yang belum rampung sesuai perencanaan, di antaranya bangunan pusat perkantoran, jalan atau akses masuk dan keluar.
“Kita masih butuh sekitar Rp5 miliar lagi. Cuma anggarannya kena refocusing, jadi tak siap dananya. Makanya, pembangunan tidak berlanjut. Tetapi kami akan usulkan lagi pembangunannya pada 2022,” jelas Khaeruddin.
Pemanfaatan gedung BSB nantinya akan dikelola oleh BPBD, sekaligus akan berkantor di sana. Semua armada penanganan bencana akan dipusatkan di gedung tersebut.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Ni’mal Lahamang menjelaskan, sampai saat ini bangunan tersebut masih dalam kewenangan Dinas PUTR Sulsel. Makanya, dia dan beberapa OPD terkait belum bisa memanfaatkannya sebagai fasilitas pusat siaga bencana.
Rencananya, ada beberapa OPD terkait yang stand by di gedung tersebut. Mulai dari Satpol PP, pemadam, Dinas Kesehatan, BPBD, hingga Dinas Sosial. Sehingga upaya penanganan bencana, baik Makassar dan sekitarnya bisa lebih cepat.
“Cuma masalahnya gedung itu sekarang masih pada kewenangan PU. Selain itu harus dibuat strukturnya dulu. Kita juga tidak tahu bagaimana kondisinya sekarang. Kami menunggu saja kapan bisa difungsikan,” tandasnya. (jun)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini