Connect with us

Headline

Baru Tinggal, Kerap Terima Tamu Hingga Larut Malam

Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Sudiang Raya

-

BKM/CHAIRIL GARIS POLISI-Rumah terduga teroris di Jalan Manuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya dipasangi garis polisi. Kamis pagi (15/4), seorang penghuni rumah ditembak mati karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

MAKASSAR, BKM — Kamis pagi (15/4), sebuah rumah di Jalan Manuruki III, RT 01/RW 02 Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar dikepung aparat bersenjata lengkap. Seorang terduga teroris ditembak mati di tempat ini.
Pria berinisial MT itu terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba melakukan perlawanan ketika petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Brimob Polda Sulsel hendak menangkapnya. Keberadaan aparat di lokasi ini sebagai pengembangan dari kasus bom bunuh diri pasangan suami istri di pintu gerbang Gereja Katedral, Makassar beberapa waktu lalu.
Selain melumpuhkan MT, pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti di TKP. Selanjutnya memasang garis polisi di halaman rumah.
Menurut keterangan warga sekitar, MT merupakan warga yang sangat tertutup. Ia sangat sensitif dalam besosialisasi. Bahkan, keluarga MT sempat cekcok dengan tetangganya bernama Mince.

Kepada BKM yang menemuinya, kemarin, Mince mengakui hal itu. ”Dia (MT) sangat tertutup. Kurang bersosialisasi dengan tetangga sekitar sini. Juga sangat sensitif dengan kami. Jarang keluar rumah, kecuali di waktu salat,” jelas Mince.
MT diketahui tergolong baru bermukim di lokasi. Kurang lebih 4-5 bulan. Ada satu keluarga yang tinggal di sebuah rumah kayu berdinding seng yang dicat warna biru.
Walau baru tinggal, MT kerap kedatangan tamu. Bahkan sampai larut malam. ”Kadang menggunakan motor. Ada juga yang pakai mobil,” tambah Mince.
Sangat sedikit warga sekitar yang menyadari penangkapan terduga teroris tersebut. ”Sata sama sekali tidak mendengar apapun. Saya baru tahu kalau ada penangkapan sewaktu Ibu Mince masuk ke rumah saya, dan cerita kalau rumah tetangganya dikepung polisi,” ujar Anna yang tinggal tidak jauh dari rumah MT.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, membenarkan adanya penggerebekan sebuah rumah yang ditinggali terduga teroris di Kecamatan Biringkanya. ”Iya betul, penggebekan dilakukan Densus 88. Satu orang terduga teroris ditembak mati,” ujarnya, kemarin.
Dijelaskan, penggerebekan tersebut dilakukan sebagai pengembangan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral beberapa hari lalu. MT diduga kuat terlibat dalam peristiwa tersebut.
(*-ish)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini