Connect with us

Sulselbar

Bupati Serahkan LKPJ ke DPRD

-

SIDANG -- DPRD Kabupaten Luwu menggelar sidang paripurna pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Luwu terhadap tiga jenis Ranperda dan penyampaian nota pengantar LKPJ di Gedung DPRD Luwu, Rabu (14/4).

BELOPA, BKM — DPRD Kabupaten Luwu menggelar sidang paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Luwu terhadap tiga jenis Ranperda dan penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2020 Bupati Luwu di Gedung DPRD Luwu, Rabu (14/4).
Pandangan fraksi terhadap Ranperda Pencegahan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika, serta dua ranperda inisiatif DPRD Luwu yakni Rancangan Perda tentang Pengolahan Persampahan dan Rancangan Perda tentang Kurikulum Muatan Lokal Sejarah dan Budaya Luwu, seluruh fraksi menyatakan menyetujui Ranperda tersebut untuk diproses ke tahap selanjutnya.
Bupati Luwu, Basmin Mattayang dalam pidatonya mengatakan sepanjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tahun 2020, secara umum berjalan baik, situasi yang kondusif dan semakin terkoordinasinya kegiatan di seluruh lini pemerintahan.
“Meski terdapat beberapa hambatan dan tantangan tapi dapat dilalui secara bersama-sama. Hal ini menunjukkan sinergitas, kepedulian dan kerjasama dalam penyelenggaran pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan upaya pemberdayaan masyarakat dan penumbuhan kesadaran kepada masyarakat mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang membanggakan dari pemerintah,” ujar Basmin.
Pelaporan kinerja keuangan daerah meliputi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020. Pendapatan daerah pada tahun 2020 dapat tercapai Rp. 1.423.330.763.340,71 dari target yang ditetapkan Rp. 1.452.458.851.988,00 dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar Rp. 1.465.199.783.762.
PAD, realisasi penerimaan tahun 2020 mencapai Rp. 123.071.792.156,00 atau 109,30 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 112.603.499.146,00 dibandingkan realisasi tahun 2019 sebesar Rp. 113.751.202.491 terjadi peningkatan sebesar Rp. 9.320.589.665 atau 8,19 persen.
Dana perimbangan realisasinya mencapai Rp. 941.735.488.375,00 atau 99,17 persen dari target sebesar Rp. 949.583.544.714,00 dibandingkan tahun sebelumnya realisasi sebesar Rp. 1.043.484.276.331. adapun lain – lain pendapatan yang sah mencapai Rp. 358.523.482.809,62 atau 91,87 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 390.271.808.128,00.
Dari sisi belanja daerah hingga tahun 2020 telah direalisasikan Rp. 1.419.052.219.784,00 atau 95.27 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 1.489.442.077.948,00 dibandingkan realisasi belanja tahun anggaran 2019 Rp 1.447.446.224.421,00. Selanjutnya pembiayaan daerah pada tahun anggaran 2020 mencakup penerimaan dan pengeluaraan pembiayaan daerah. Realisasi atas pembiayaan netto adalah Rp. 35.460.276.306,51 atau 95,88 persen dari target anggaran sebesar Rp. 36.983.225.960,00. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini