Connect with us

Gojentakmapan

Syamsari Paparkan Potensi Wisata Takalar

-

FOTO BERSAMA -- Bupati Takalar, H Syamsari Kitta (tengah) melakukan foto bersama usai melakukan pemaparan potensi pariwisata Takalar di hadapan Menkparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno.

TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta memaparkan potensi pariwisata lokal yang fokus pada pengembangan pariwisata berbasis masyarakat desa. H Syamsari memaparkan hal tersebut di hadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, di Kementerian Pariwisata, Rabu malam (14/4).
Dengan panjang pantai 73 kilometer dan memiliki pelabuhan pendaratan ikan yang menghasilkan produk unggulan kuliner ikan segar, Syamsari ingin masyarakat desa terlibat didalam pengembangan wisatanya. Hal ini seiring dengan salah program unggulan Kemenparekraf yang akan mengembangkan desa wisata.
”Wisata Kuliner ikan segar kami dan wisata pantai kami mendapat limpahan berkah karena berbatasan langsung dengan Kota Makassar, Gowa, Jeneponto dan Maros. Olehnya itu, kami membutuhkan peran-peran masyarakat didesa dalam pengelolaan dan pengembangannya sehingga tercipta kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah,” kata Syamsari.
Selain pantai, kehadiran dua Proyek Strategis Nasional (PSN) di Takalar khususnya Bendungan Pamukkulu juga diyakini mampu memberikan kontribusi besar dan memiliki nilai jual pariwisata di Takalar ke depannya. Sehingga, akan memperkaya daerah/desa wisata dan meningkatkan animo masyarakat untuk berwisata ke Takalar.
”Olehnya itu, kami membutuhkan bantuan dari pak Menteri dan jajarannya untuk mengembangkan wisata berbasis masyarakat. Mendidik kami dan membangun budaya masyarakat agar ramah terhadap wisatawan serta sejumlah project dalam pengembangan wisata kami khususnya dalam wisata pantai,” tutup bupati Takalar dalam pemaparannya.
Dalam pertemuan yang bertajuk ‘kolaborAksi Menteri’ regional II tersebut, juga turut menghadirkan 7 kepala daerah dari Sulawesi Selatan dan 1 kepala daerah dari Sulawesi Tengah. Tujuannya, sebagai wadah Menparekraf dalam menyerap Aspirasi Sejumlah Kepala Daerah Terkait Pengembangan Sektor Parekraf. (ira/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini