Connect with us

Headline

Jangan Pernah Ada Istilah Polwan Kaleng-kaleng

Kapolsek Parangloe, AKP Kasmawati Tetap Gesit di Bulan Ramadan

-

IST AKP Kasmawati

BERPUASA di bulan Ramadan hendaknya tidak mengurangi aktivitas dan rutinitas keseharian. Termasuk dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Kewajiban dalam tugas tetap menjadi hal utama dibanding urusan pribadi.

NAMANYA Kasmawati. Ia seorang polisi wanita (polwan) dengan pangkat ajun komisaris polisi (AKP). Jabatannya saat ini sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parangloe, masuk dalam wilayah Polres Gowa.
Selama diberi amanah memimpin jajaran kepolisian di wilayah Parangloe, ibu dua anak yang karib disapa Kasma ini lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat. Ia tak memungkiri bila beban tugas yang ada di pundaknya cukup berat.
Selain harus bertanggungjawab ke atasan, juga kepada pencipta alam semesta sebagai pertanggungjawabannya kelak di akhirat.

Dalam menjalankan tugas-tugasnya yang terbilang cukup berat itu, AKP Kasma tak mau disebut asal menjalankan tugas. Karena itu istilah ‘kaleng-kaleng’ sangat pantang baginya. 

“Minimal kita bisa berbuat sebagai bukti bahwa kita ini adalah seorang pengayom dan pelindung serta sebagai penegak hukum. Karena itu, kita harus menjalankan tugas sebaik mungkin. Sebab yang menilai kerja kita bukan hanya pimpinan dan publik, tapi juga Tuhan sebagai pemilik semesta ini. Jadi jangan pernah ada istilah polwan kaleng-kaleng,” tutur AKP Kasmawati.
Perempuan berhijab ini sudah satu tahun empat bulan bertugas di Polsek Parangloe. Baginya, di manapun dirinya ditempatkan, prinsipnya tetap kuat. Kewajiban yang melahirkan prestasi adalah nomor satu.

“Kita kerja saja, tidak usah macam-macam. Semua sudah diatur. Rezeki Allah yang mengaturnya,” ucapnya.

Karena yang dipikirkan adalah kewajiban dalam tugas, maka AKP Kasmawati yang juga pernah menjadi kapolsek Manuju, Kabupaten Gowa selama 22 bulan itu, setiap hari sigap dan gesit melakoni rutinitasnya.

Bahkan tanpa disadari olehnya, ia dianggap sebagai polwan yang hebat. Alasannya, karena Kasma mampu menertibkan usaha miras yang ada di wilayah hukumnya.
Sudah dua kali wanita yang satu ini menggagalkan aksi penjualan miras jenis ballo ke luar daerah Gowa. Jumlahnya tidak sedikit. Sudah 2.000-an liter ballo atau tuak diamankannya, dalam rentang waktu Maret 2021 serta Minggu, 18 April 2021 kemarin.

Meski Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto mengacungkan jempol untuknya, namun AKP Kasmawati tidak lantas bangga. Dia justru lebih meningkatkan etos kerjanya sebagai polisi.

Selama Ramadan 1442 Hijriah, perempuan kelahiran 1976 ini lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah Swt dan mempererat tali silaturahminya dengan masyarakat Parangloe.

Setiap malam, khususnya di hari keenam puasa, AKP Kasmawati menggilir kunjungannya ke masjid-masjid, baik yang ada dalam wilayah kota hingga pelosok Parangloe.

Kehadirannya di masjid-masjid tak lain adalah memberikan imbauan dan edukasi kepada para jamaah masjid untuk senantiasa menjaga suasana kondusif lingkungan masing-masing. Juga mengedukasi masyarakat dan jamaah masjid untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19. Termasuk mengajak seluruh masyarakat Parangloe untuk ikut vaksinasi covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran corona.

Dalam kapasitasnya sebagai seorang ibu bagi dua buah hatinya, AKP Kasmawati mengaku mengedepankan komunikasi aktif dengan anak-anaknya. Apalagi mereka kini sudah beranjak dewan.

”Yang sulung sedang pendidikan Bintara Polri. Sementara yang bungsu saat ini duduk di kelas 1 SMK. Yang terpenting, sesibuk apapun saya tetap berkomunikasi dengan anak dan keluarga,” tandasnya. (sar)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini