Connect with us

Headline

Kemenkes Siapkan Rp900 Miliar Bangun RSP Otak di Sulsel

-

MAKASSAR, BKM — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengaku siap atas rencana pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di daerah ini. RS tersebut akan dibangun oleh Kementerian Kesehatan RI.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI Prof dr Abdul, Kadir didampingi Neurolog RS PON Jakarta dr Nizar Yamanie dan Neurolog dr Ashari, saat melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Sulsel di Rujab Wagub Sulsel, Sabtu (17/4).
Sementrara Andi Sudirman didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Kepala BKAD Sulsel dan Direktur RS Dadi.
”Kami ingin melaporkan bahwa ada keinginan Bapak Menteri Kesehatan untuk membangun Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Makassar,” ujar Prof Abdul Kadir.
Nantinya, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini menjadi yang kedua di Indonesia, setelah Rumah Sakit Otak Nasional di Jakarta. “Kami mohon bantuan Bapak Plt Gubernur untuk merealisasikan rencana pembangunan rumah sakit ini. Kami siapkan anggaran sekitar Rp900 miliar untuk bangunan gedung dan peralatan rumah sakit,” ungkapnya.
Bangunan RS Pusat Otak Nasional ini, kata dia, bisa berstandar internasional. Bahkan rumah sakit ini, bisa menjadi peluang besar untuk Sulsel, karena akan melayani masyarakat di Indonesia bagian Timur. Ia pun berterima kasih atas penerimaan Plt Gubernur Sulsel dalam mendukung percepatan pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Makassar.
Menurut Neurolog RS PON Jakarta dr Nizar Yamanie, persetujuan dari plt gubernur menjadi kabar gembira untuk percepatan pembangunan rumah sakit ini. Ia pun memuji infrastruktur di Sulsel, khususnya di Makassar yang berkembang pesat.
“Makassar ini akan jadi sentral Indonesia Timur. Banyak potensi di Sulsel. Aman Indonesia jika gubernurnya (Andi Sudirman Sulaiman) seperti ini,” katanya memberi apresiasi.
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan beberapa lokasi untuk pembangunan rumah sakit. “Sulawesi Selatan menyatakan siap untuk pembangunan rumah sakit Pusat Otak Nasional ini. Kami senang dengan ide ini,” imbuhnya.
Apalagi, kata dia, banyak aset Pemprov Sulsel yang bisa dimanfaatkan untuk digunakan. Yang nantinya bisa dihibahkan untuk pembangunan rumah sakit ini.
Andi Sudirman pun memaparkan beberapa progres pembangunan di Sulsel. Di antaranya Makassar New Port yang menjadi pelabuhan terbesar, bahkan kapal 400 meter bisa bersandar. Termasuk infrastruktur transportasi lainnya yang terus dikembangkan, seperti bandara dan kereta api.
“Untuk lahannya, kita bisa buatkan hibah bangunan dan kerjasamakan. Kita ingin nantinya rumah sakit ini dikelola BUMN, karena ini berisiko. Saya tidak mau menetapkan kebijakan yang jika itu nantinya bisa berubah (pergantian kepemimpinan),” katanya.
Ia pun mengaku, senantiasa menerima kembali kunjungan rombongan Kementerian Kesehatan. “Anytime, kapan saja, saya selalu terbuka. Saya siap menerima, yang penting untuk masyarakat banyak. Mari kita sama-sama kerjakan,” tegasnya.
Diketahui, tingkat kesakitan karena stroke (serangan otak) yang cukup tinggi, maka diperlukan rumah sakit yang khusus dan secara komprehensif menangani masalah kesehatan otak dan syaraf (neurologi). Stroke juga menjadi salah satu tertinggi tingkat penyebab kematian terbanyak di rumah-rumah sakit di Indonesia. (jun)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini