Connect with us

Politik

Nasdem Bagi-bagi Motor hingga Handphone

Juga Dukung Rapsel Ali Jadi Menteri

-

IST BERSAMA--Ketua DPD Partai Nasdem Kota Makassar Andi Rachmatika Dewi bersama Ketua DPW Nasdem Sulsel H Rusdi Masse baru-baru inid alam sebuah acara

MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan daerah (DPD) Partai Nasdem Makassar punya trik menyukseskan program E-KTA. Salah satunya dengan menggelar Gebyar E-KTA. Dimana pemegang E-KTA tersebut, berkesempatan mendapatkan puluhan hadiah menarik mulai sepeda motor hingga handphone.
Ketua DPD Nasdem Makassar, Andi Rachmatika Dewi mengatakan, pengundian Gebyar E-KTA akan digelar Minggu (25/4). Kegiatan ini, pertama kali dilakukan oleh Partai Nasdem di Makassar.
“Gebyar e-KTA Nasdem Makassar akan kami gelar tanggal 25 nanti, tapi syaratnya mendapatkan hadiah dengan cara melakukan pengundian E-KTA,”ujar Cicu, sapaan karib Anggota DPRD Sulsel ini, Sabtu (17/4).
Menurut Cicu, semua warga Makassar, berkesempatan mengikuti Gebyar E-KTA ini. Syaratnya pun cukup mudah. Yakni memiliki E-KTA Nasdem.
“Jadi warga Makassar yang belum memiliki e-EKT Nasdem silahkan daftar,” lanjut politisi berparas ayu ini.
Untuk mendafatar dan memiliki e-KTA Nasdem juga sangat mudah. Caranya, mengunjungi web Partai Nasdem di https://digital.nasdem.id. Atau mendaftar langsung di Sekretariat DPD Nasdem Makassar di Jalan Andi Pangeran Pettrani No 5, samping Hotel Claro.
Gebyar E-KTA NasDem Makassar itu menyediakan beragam hadiah menarik. Seperti 3 unit sepeda motor, 5 unit kulkas, 5 unit televisi, 5 unit mesin cuci, 5 buah Handphone, 10 buah kipas angin, 10 buah sertrika, 10 buah Dispenser, dan 10 buah Rice Cooker.
Kabar gembira juga datang dari Jakarta yakni adanya peluang kader partai yang dipimpin Surya Paloh ini menjadi menteri .
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem, Ahmad Ali menegaskan, setiap partai politik akan senang jika kadernya dianggap layak dan punya kompetensi menduduki jabatan publik, apalagi jabatan sekelas menteri.
Makanya, ia memastikan siapapun kader Nasdem yang dianggap mumpuni, pasti akan mereka dukung. Tidak terkecuali Rapsel Ali. Meski begitu, ia mengatakan bahwa kewenangan sepenuhnya ada di tangan Presiden.
Rapsel diundang ke Istana untuk menghadapi Presiden Jokowi di tengah wacana reshuffle kabinet. Anggota DPR RI asal Sulsel itu belakangan ramai diberitakan akan mengisi posisi Menteri Investasi yang merupakan kementerian baru.
Menurut Ahmad Ali, pada dasarnya, mereka tidak pada posisi menyodorkan kader. Bagi dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden sebagai kepala pemerintahan.
Rapsel sendiri mengakui dirinya bertemu Presiden Jokowi Rabu (14/4). Sehari setelahnya, mantan Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sulsel dan Ketua Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan, dan Industri Indonesia (Ardin) Sulsel itu mengaku juga bertemu dengan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin. “Rabu pagi saya bertemu Presiden Jokowi. Dan keesokan harinya saya dipanggil Wakil Presiden. Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama persoalan-persoalan terkait kebangsaan. Intinya adalah bagaimana Indonesia bisa semakin maju,”pungkas Rapsel. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini