Connect with us

Kriminal

Berkas Pejabat Bank Pemerintah Segera Dilimpahkan

Diduga Gelapkan Jaminan Sertipikat Tanah Nasabah

-

MAKASSAR, BKM — Berkas penyidikan kasus dugaan penggelapan jaminan sertipikat tanah milik nasabah, dikembalikan ke penyidik Subdit I Direskrimsus Polda Sulsel. Kasus ini menjerat pejabat mantri KUR (Kredit Usaha Rakyat) berinisial ME di salah satu bank pemerintah yang terletak di Jalan Abdullah Dg Sirua.
Dikembalikannya berkas penyidikan (P-18) tersebut, lantaran masih ada beberapa kelengkapan dalam berkas perkara yang belum dilengkapi penyidik. Jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel melakukan pengembalian berkas perkara tersebut disertai dengan petunjuk (P-19).
”Masih ada beberapa syarat yang diminta jaksa peneliti untuk dilengkapi penyidik Polda Sulsel,” ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Idil, Senin (19/4).
Yakni menurut Kasi Penkum, baik itu syarat formil maupun syarat materil. Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri, membenarkan hal tersebut.
Saat ini, pihaknya kini sedang melakukan perampungan berkas perkara, yang telah dikembalikan jaksa peneliti beberapa waktu lalu.
”Ada beberapa petunjuk dari jaksa yang harus dilengkapi. Makanya, kita masih terus berkoordinasi dengan pihak Kejati Sulsel untuk memastikan seperti apa petunjuk yang mesti dilengkapi,” ujar Widoni Fedri.
Dimana diketahui dalam kasus ini, tersangka ME yang juga merupakan pejabat mantri KUR di bank pemerintah tersebut, diduga telah menggelapkan sertipikat tanah yang dijaminkan nasabah senilai Rp200 juta.
Namun ironisnya, justru sertipikat tanah yang telah dijaminkan nasabah tersebut, diambil dari brankas penyimpanan dan dijaminkan secara sembunyi-sembunyi oleh tersangka.
Terbongkarnya kasus ini setelah korban (nasabah) didatangi seseorang yang mengaku ingin menagih utang sebesar Rp140 juta kepada tersangka ME, seraya menunjukkan bukti sertipikat tanah yang diketahui milik korban.
Bahkan, sang nasabah (korban) kaget saat seorang pengawas lapangan datang dan meninjau lahan dan bangunan rumahnya, sembari menunjukkan salinan sertipikat tanah miliknya. Sontak, dia begitu kaget sebab sepengetahuannya sertipikat tersebut tersimpan di bank pemerintah tersebut.
Atas kajadian itu, dia lantas melaporkan hal itu kepada kepolisian Polda Sulsel, dan saat ini tengah ditangani pihak kepolisian.
”Saat ini tersangka ME telah kita tahan di Rutan Polda Sulsel. Kalau berkas penyidikannya sudah kita lengkapi, segera akan kita limpahkan ke Kejati Sulsel,” terang Widoni Fedri.(mat)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini