Connect with us

Metro

Saat Reses, Wahab Beri Pemahaman Tentang Makassar Recover dan Resetting RT/RW

-

Anggota DPRD Kota Makassar, H Abdul Wahab Tahir, SH (kemeja kotak-kotak kuning) melakukan reses di Kecamatan Tallo, Senin (19/2/2021).

MAKASSAR, BKM — Anggota DPRD Kota Makassar, H Abdul Wahab Tahir SH melaksanakan Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2020/2021, Senin (19/4/2021) sore.

Titik pertama reses dilakukan di Kelurahan Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo dan Jalan Galangan Kapal. Selain menyerap aspirasi warga, anggota Fraksi Partai Golkar ini juga memberikan pemahaman tentang program Pemkot Makassar yakni Makassar Recover dan resetting ketua RT dan RW.

“Soal Makassar Recover ini tidak ada lagi tawar-menawar, semua harus move on. Semua warga masyarakat, baik itu tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama wajib mendukung yang namanya Makassar Recover. Ini bukan hanya masalah kesehatan tapi ada pemulihan ekonomi ada penguatan ekonomi kerakyatan namanya,” ungkapnya.

“Kedua adalah gonjang-ganjing isu resetting RT/RW itu baru wacana. Itu baru rencana tidak mudah mengelola negara. Makanya kita berikan kesempatan pak wali memberikan penjelasan resmi dari pemerintah dan setelah itu Partai Golkar akan melakukan kajian objektif,” tambahnya.

Pada reses ini, warga RT 05 RW 03 Kelurahan Kaluku Bodoa mengeluhkan soal suplai air bersih yang minim dan seringnya terjadi banjir di wilayahnya.

“Hari ini saya turun di Kaluku Bodoa, memberikan pemahaman kepada masyarakat soal banjir. Itu terjadi masalah di saluran sekundernya. Sehingga air tidak kemana-mana.  Itu sejak tahun 2010 yang ada di bawah tol di perlintasan tol. Tidak ada jalan lain pemerintah kota harus bekerjasama dengan pengelola tol untuk memperlebar saluran drainase,” jelasnya.

Soal air bersih yang selalu dikeluhkan masyarakat di wilayah utara, menurut Wahab hal itu disebabkan banyaknya pipa saluran air yang menuju ke utara mengalami kebocoran.

“Makanya nanti kita sampaikan ke Pak Wali untuk dilakukan rehabilitasi pipa-pipa karena banyak pipa-pipa peninggalan Belanda yang semua bocor. Insya Allah kalau ini terwujud maka suplai air bersih tidak akan terganggu lagi di bagian utara ini,” tuturnya. (ita)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini