Connect with us

Headline

Kerja Sama 20 Gedung, Tawarkan Paket Diskon untuk Wedding

Katering Saras Tetap Eksis di Tengah Pandemi

-

TAK banyak pengusaha yang bisa tetap eksis di tengah situasi pandemi covid-19. Dari yang sedikit itu, Katering Saras salah satunya. Fahmi, sang pemilik usaha berbagi trik dalam sesi Podcast di studio Harian Berita Kota Makassar yang dipandu Putri Sasongko, Selasa (20/4).

FAHMI mengawali sesi dengan menjelaskan awal mula hadirnya Katering Saras di Makassar. Ia menyebut, usaha yang dikelolanya sudah 10 tahun ada. Terhitung sejak berdirinya di tahun 2001.
”Di awal berdiri, namanya Sari Rasa. Ada banyak warung yang memiliki nama serupa dan begitu familiar di tengah masyarakat. Akhirnya disepakati untuk mengganti nama menjadi Saras. Itu singkatan dari Sari Rasa. Selain singkat, akan lebih gampang diingat dan disebut. Dibaca dari belakang juga tetap sama,” tutur Fahmi.
Perubahan nama itu dilakukan setelah empat tahun Sari Rasa hadir. Artinya, enam tahun terakhir katering Saras telah digunakan .
Dijelaskan pula oleh Fahmi, di awal mula usaha ini, Sari Rasa menyediakan makanan harian untuk ratusan karyawan. Mulai dari pabrik terigu, pabrik gula, pabrik coklat, hingga pabrik mi instan. Layanan bagi para pekerja pabrik itu disiapkan untuk pagi, siang, dan malam.

Namun, seiring bergulirnya waktu, Sari Rasa yang telah berubah nama Saras kemudian beralih pangsa pasar. Jika sebelumnya melayani katering harian untuk karyawan, bergeser ke acara-acara rumah, prasmanan, dan gedung.
”Sempat vakum ketika beralih dari melayani yang harian ke prasmanan di gedung-gedung. Tapi akhirnya berjalan normal untuk acara akikah, pindah rumah, pindah kantor dan gedung, hingga pernikahan. Kita full service,” terang Fahmi.
Usaha tak pernah mengkhianati hasil. Katering Saras yang dirintis dari bawah oleh Fahmi mulai mendapat tempat di tengah masyarakat Kota Makassar. Hal itu dibuktikan dari sebuah survei yang menempatkan Saras dalam 10 besar katering ternama di kota ini. Sebuah pencapaian besar dalam jangka waktu yang tergolong cepat.
Diakui oleh Fahmi, pandemi covid-19 juga dirasakan dampaknya oleh Katering Saras. Kondisi tersebut membuat pihak manajemen untuk beralih melayani paket dos bagi para pelanggan. Namun hal itu tidak berlangsung lama, karena gedung-gedung telah diperbolehkan untuk menggelar acara.
Di era kenormalan baru ini, Katering Saras tetap mengikuti aturan yang berlaku. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Semua karyawan yang bertugas menggunakan alat pelindung diri, seperti masker dan penutup wajah. Tempat makanan juga diberi penghalang. Tamu dilayani langsung oleh karyawan.

Disebutkan Fahmi, hingga saat ini ada 20 lebih gedung di Makassar, Gowa, dan Maros yang telah bekerja sama dengan Katering Saras. Inovasi dari segi penjualan juga dilakukan manajemen Katering Saras.
”Jika katering lain berlomba-lomba menaikkan harga, kami tidak melakukannya. Tapi tidak ada diskon. Kami tawarkan dua paket, masing-masing harga Rp29 ribu dan Rp32 ribu per pax. Untuk paket wedding kita beri diskon dan harga lebih murah hingga menjadi Rp27.500. Trik mengatur harga yang awalnya dilakukan Katering Saras, akhirnya diikuti oleh katering lain,” tandasnya. (*/rus)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini