Connect with us

Headline

Mendagri Sebut ASS Tinggal Tunggu Definitif

Diminta Lebih Banyak Belajar dari Senior di Pemerintahan

-

BKM/CHAIRIL KUNJUNGAN-Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berjalan bersama Mendagri Tito Karnavian yang berkunjung ke kantor gubernur, Rabu (21/4)

MAKASSAR, BKM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (ASS) tinggal menunggu definitifnya. Surat pemberhentian gubernur dan pengangkatan gubernur definitif segera dibuat.
“Saya sebut saja Pak Gubernur tinggal tunggu definitifnya. Karena sudah memegang pucuk pimpinan. Kita akan buat surat pemberhentian gubernur dan mengangkat gubernur yang definitif,” ungkap Tito saat berkunjung ke kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (21/4).
Diakui Tito, Sulsel adalah provinsi yang paling maju di Indonesia Timur dan paling besar penduduknya di Indonesia. “Di samping sumber daya alam yang cukup besar, Sulsel juga memiliki sumber daya manusia besar juga,” tandasnya.
Kepada Andi Sudirman, Mendagri menyampaikan untuk lebih banyak belajar dari senior-senior yang ada di pemerintahan. ”Saya tahu di sini (Pemprov Sulsel) ada yang jago silat, ada yang jago kungfu. Jadi saya minta kepada plt gubernur untuk belajar dari mereka,” terangnya.
Dikatakan Mendagri, apa yang menjadi insiden di lingkup Pemprov Sulsel jangan disikapi berlebihan. Yang terpenting adalah harus ada jalan. Pemerintahan tidak boleh berhenti karena satu masalah.
”Saya berpesan betul kepada Pak Gubernur. Saya sudah sampaikan kepada semua teman-teman, bukan hanya di Sulsel. Karena tugasnya kami seperti itu,” kata Tito.
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan saat ini sudah banyak kemajuan dengan pembangunan yang telah dilakukan Pemprov Sulsel. Daerah ini memiliki pelabuhan terbesar di luar pulau Jawa dan Sulsel. Baru-baru ini, bersama Presiden RI meresmikan Bandara Bonto Kunik di Tana Toraja. Disamping pengembangan pembangunan Bandara Internasional Hasanuddin.
“Saat ini kita sedang melanjutkan pembangunan Bandara Internasional Hasanuddin dengan kapasitas sampai 40 ribu per hari. Dulunya hanya 11 ribu,” ujar Andi Sudirman.
Lebih jauh Andi Sudirman menjelaskan perkembangan Sulsel di masa kepemimpinannya. Ia berjanji akan menemukan titik terang berkaitan dengan kereta api yang hingga saat ini belum rampung.
“Insyaallah kita ada titik terang berkaitan dengan kereta api. Sulsel ini perlintasan kakao. Pertumbuhan ekonomi masih di atas nasional. Inilah yang kami akan kembangkan,” tandasnya. (jun)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini