Connect with us

Kriminal

Polda Tangkap Tersangka Penipuan di Takalar

Terbitkan Sertifikat Pakai Surat Kuasa Palsu

-

DITANGKAP -- Personel kepolisian sesaat setelah mengamankan Anton Kamuh yang diduga telah menipu pengusaha asal Korea Selatan, Shin Yong Ju.

TAKALAR, BKM — Unit Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel telah menangkap seorang tersangka penipuan bernama Anton Kamuh yang selama ini melakukan aksinya di Kabupaten Takalar.
Anton Kamuh menjadi buronan setelah diduga melakukan penipuan penerbitan sertifikat tanah di lahan milik seorang investor asal Korea Selatan, Shin Yong Ju yang dikenal sebagai direktur utama PT Seven Energy Indonesia.
Anton awalnya menjadi orang kepercayaannya saat membebaskan lahan atau tanah seluas 7,4 hektare di Takalar. Lahan tersebut terletak di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara serta lahan yang ada di Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara.
Hal ini berawal saat Shin Yong membebaskan lahan pada Januari 2008. Namun Anton Kamuh membuat Akte Jual Beli (AJB) pada 2012 disaat Shin Yong berangkat ke Korea Selatan.
Anton Kamuh lalu mengurus AJB dengan menggunakan surat kuasa palsu. Dalam AJB itu, Anton Kamuh mencantumkan namanya dengan tulisan ‘Dirinya bertindak untuk dan atas nama’ Presiden Direktur PT Seven Energy Indonesia’.
Selanjutnya tulisan bertindak dan atas nama dicoret diduga berdasarkan kesepakatan dengan Camat Galesong Utara, H Hamzah MAp dan pejabat BPN Takalar, Nuzuliyah.
Tak hanya itu, AJB tersebut lalu digunakan untuk mengurus dan menerbitkan sertifikat atas namanya.
Setelah sertifikat terbit dengan atas namanya, maka selanjutnya Anton Kamuh menjual lahan seluas kurang lebih 5 hektare dari 7,4 hektare kepada pihak lain, masing-masing untuk Ciendrapuri Gandatama dan (alm) Gaffar Patappe.
Untuk Gaffar Patappe seluas kurang lebih 2 hektare. Sedangkan Ciendrapuri kurang lebih 3 hektare. Kini, Anton sebagai tersangka telah ditangkap aparat dari Polda Sulsel pada Sabtu (24/4), di Jalan Baji Pamai, Kota Makassar.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Turman Sormin Siregar, membenarkan jika tersangka sudah diamankan. ”Iya, harapan Mr Shin Yong Ju untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap kasus yang terjadi pada 2014 lalu baru sekarang ada titik terang. Nanti setelah Kapolda dan Direskrimum yang dikawal langsung Kasubdit, Ahmad Mariyadi beserta penyidiknya. Sehingga kasus ini menjadi P21,” ujar Kombes Turman Sormin Siregar, ketika ditemui Senin kemarin (26/4).
Dijelaskan, Anton Kamuh dijadikan DPO (daftar pencarian orang) karena tidak kooperatif. ”Alhamdulillah, pada hari Sabtu sekitar pukul 15.00 Wita, tepatnya di Jalan Baji Pamai, tersangka ditangkap,” ucap Kombes Turman.
Abdul Rahman Dg Ngola yang menjadi wakil Shin Yong Ju untuk mendatangi Polda, mengaku sangat berterimakasih atas penangkapan tersangka.
”Kami berterimakasih kepada Kapolda dan jajarannya dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, sehingga kami memiliki kepastian hukum,” ucap Abd Rahman Dg Ngola. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini