Connect with us

Metro

Pemkot Dorong Percepat Pembangunan Tol MNP

-

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mendorong realisasi pembangunan jalan tol yang menjadi akses ke Makassar New Port.
Ia berharap adanya komunikasi yang baik dengan pihak Pelindo untuk dapat berjalan bersama agar jalan tol layang bisa segera diwujudkan sehingga akses transportasi dapat lebih mudah.
“Mimpi saya di sini juga ada akses jalan tol layangnya. Mari bantu saya wujudkan ini agar kita semua bisa merasakan manfaatnya,” harap Danny.
Menurutnya, pengembangan New Port diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di Kota Makassar.
Selain itu, posisi Kota Makassar sebagai hub atau sentra kawasan Timur Indonesia, otomatis aktifitas ekonomi akan lebih kencang.
“Posisi Makassar ini kan boleh di katakan menjadi pusat di KTI, jadi saya berharap pihak Pelindo, jika sekiranya ada rencana pembuatan pelabuhan baru atau plan ke depan baiknya segera berkomunikasi dengan baik untuk menghindari adanya kesalahpahaman di antara kita,” tegas Danny saat mengunjungk PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Persero di Kantor Cabang Makassar New Port, Jalan Sultan Abdullah Raya, Kaluku Bodoa, Sabtu (1/5).
Pada kesempatan itu, PT Pelindo menyerahkan bantuan bina lingkungan berupa empat unit motor sampah untuk empat kelurahan di Kecamatan Tallo serta penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi para nelayan sekitar.
Saat ini, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) saat ini tengah menyiapkan penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) terkait pembebasan lahan untuk persiapan pembangunan jalan tol menuju Makassar New Port.
Direktur Teknik PT Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto mengatakan, ada sekitar 1 km lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan jalan tol menuju Makassar New Port (MNP).
“Kami tengah menyiapkan penyusunan DPPT terkait pembebasan lahan itu. Jalan tol dengan panjang sekitar 2 km ini merupakan perpanjangan tol eksisting menuju MNP,” kata Prakosa Hadi.
Dia menuturkan, jalan tol menuju MNP ini merupakan kegiatan strategis pembangunan pemerintah pusat yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sedangkan untuk pembebasan lahan dilaksanakan oleh Pelindo IV.
Terkait rencana pemerintah pusat yang menginginkan pengerjaan konstruksi jalan tol menuju MNP segera dilakukan, Prakosa mengatakan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan seluruh pembebasan lahan sekira 1 km elevated yang tersisa.
Dia menyebutkan bahwa target pembebasan lahan diharapkan paling lambat triwulan III sampai triwulan IV-2021 bisa diselesaikan secara menyeluruh. “Sebab saat ini, lebih dari separuh area jalan tol telah siap untuk dilakukan pembangunan konstruksi yang titiknya berada di MNP,” ujarnya.(rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini