Connect with us

Gojentakmapan

Belepotan Lumpur, Bupati Pangkep Tanam Padi

-

PANGKEP, BKM — Warga Desa Bara Batu, Kecamatan Labakkang, menjadi saksi jika Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, rela belepotan lumpur hanya untuk menunjukkan bahwa dirinya ikut menanam benih padi bersama warga. Kedatangan bupati baru ini pun disambut antusias.
Bupati enerjik yang baru pertama bertandang ke desa ini setelah terpilih menjadi bupati sejak hampir dua bulan silam. Mereka menyapa dengan lambaian tangan. Bupati Yusran membalas dengan bibir yang tersungging.
Di tempat ini, bupati melaunching secara resmi lima program Dasa Cita Pangkep Sejahtera. Mulai pencanangan pola tanam, pembagian bantuan benih padi, pembangunan irigasi perpompaan hingga pembangunan sanitasi desa.
”Semua ini untuk kesejahteraan masyarakat Pangkep,” ujar Bupati Yusran di sela-sela peluncuran Pangkep Sejahtera, di Desa Bara Batu, Jumat (30/4).
Usai melaunching lima program Pangkep Sejahtera, Bupati mencoba ‘melumpur’ ke sawah yang siap ditanami benih padi. Sejumput benih digenggamnya, di pilah lalu ditancap satu per satu ke lumpur sawah. Ada tujuh lajur selebar satu meter disiapkan untuk bupati dan Forkopimda Pangkep.
Ada Kapolres AKBP Endon Nurcahyo, Dandim 1421, Kajari, Ketua PN Pangkep dan perwakilan DPRD setempat. Mereka seakan berlomba ke garis finish dengan menanam benih padi IR 42 yang disiapkan Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep.
Tangannya cukup cekatan. Sesekali menyeka butiran keringat di dahinya. Tetapi Kajari Pangkep yang juga hadir tampak juga jauh lebih lincah memainkan tangan dan memilah benih-benih itu untuk ditanam. Mereka berjalan mundur seperti petani profesional. ”Intinya kita perkenalkan jenis benih IR 42, yang cocok untuk tanaman musim gaduh,” ujar Bupati Yusran.
Baginya, petani harus mengetahui jenis benih yang harus ditanam, baik pada musim gaduh seperti sekarang maupun pada musim rendengan. ”Nah, kalau orang pertanian menganggap IR 42 yang kami serahkan ke petani ini cocok sekaligus bisa meningkatkan hasil produksinya, maka inilah benih yang harus kita tanam untuk musim ini,” terang Yusran.
Di bagian lain, Yusran juga mengimbau kepada petani dan masyarakat. setempat untuk memilihara irigasi, baik dari kebersihan maupun sedimen lumpur yang setiap tahun mengalami pendangkalan.
”Semua ini untuk kepentingan kita bersama. Jadi sebaiknya kita iku memelihara. Jangan semua diserahkan kepada pemerintah,” pinta Yusran.
Ketua Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Kabupaten Pangkep, Ibrahim Saleh, meminta masyarakat untuk mendukung lima program Pangkep Sejahtera yang diluncurkan ini.
”Ini kembali kepada masyarakat, karena apa yang diberikan pemerintah untuk kesejahteraan dan kemaslahatan banyak orang,” ujarnya. (udi/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini