Connect with us

Headline

Berutang tak Terima Gaji, Guru Kontrak Demo Disdik

Danny Dukung, Selama Tertib dan Ikuti Prokes

-

MAKASSAR, BKM — Gaji guru kontrak di lingkup Pemerintah Kota Makassar masih terus bersoal. Sudah tiga bulan mereka belum menerima gaji .Tercatat ada 1.641 guru kontrak yang belum menerima gaji Maret hingga Mei.
Bukan hanya itu, hingga saat ini, para guru kontrak tersebut belum mengantongi SK pengangkatan sebagai legal standing untuk mengajar. Mereka pun ramai-ramai melakukan aksi unjuk rasa dengan mendatangi kantor Dinas Pendidikan Makassar yang berlokasi di Jalan Anggrek, Rabu (5/5).
Aksi dilakukan di halaman kantor Disdik sambil membawa sejumlah karton bertuliskan tuntutan mereka. Para guru berorasi mempertanyakan kenapa hingga saat ini hak-haknya belum dibayarkan. Sementara mereka sudah melaksanakan kewajiban sejak Januari lalu.

Salah seorang pengunjuk rasa, Nur mengemukakan akibat gaji mereka belum juga dicairkan, terpaksa harus berutang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Apalagi menjelang lebaran ini, di mana kebutuhan semakin tinggi.
“Ini sudah mau lebaran, gaji kami belum juga dicairkan. Kalaupun nanti cair, bukan dipakai untuk kebutuhan lebaran, melainkan untuk bayar utang,” cetusnya.
Para pengunjuk rasa kemudian bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Makassar Nielma Palamba di aula pertemuan yang ada di lantai dua. Dalam penjelasannya, Nielma berjanji akan memperjuangkan tuntutan para guru honorer tersebut.
“Kami menerima aspirasi ini untuk diperjuangkan. Kami akan segera tindaklanjuti ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah agar bisa memberikan kebijakan untuk percepatan pencairan khusus dana-dana di Dinas Pendidikan Makassar,” ungkap Nielma.
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto mengaku sebenarnya sudah perintahkan BPKAD menyiapkan anggarannya. Namun yang jadi persoalan, kata dia, SK pengangkatan mereka harus ditandatangani Januari.

“Januari kan saya belum menjabat. Kalaupun saya tandatangani SK, tidak mungkin dari Januari. Pasti Maretpi, setelah saya dilantik. Kalau begitu, artinya gaji Januari dan Februari tidak bakalan dibayarkan. Jadi persoalannya di situ,” kata Danny.
Dia mengaku heran, kenapa Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menolak untuk tandatangani SK para guru kontrak tersebut.
Bukan hanya itu, sejumlah SK penting yang menyangkut kepentingan orang banyak juga tidak ditandatangani. Seperti APBD, SK pengangkatan tenaga P3K yang juga terlambat ditandatangani, dan beberapa SK penting lainnya.
Sementara perpanjangan kerja sama antara kontraktor PT Traya dan beberapa kontraktor PDAM ditandatangani. Padahal itu tidak boleh karena menyangkut perjanjian jangka panjang. Harusnya pejabat definitif yang tanda tangan. “Jadi saya juga heran, yang menyangkut orang banyak, dia tidak tanda tangan,” ungkap Danny.
Menurut dia, Selasa (4/5) malam, dirinya ditelepon perwakilan guru kontrak kalau mereka akan berdemo. “Jadi saya tanya, di mana mau demo, mereka bilang di Disdik. Jadi saya dukung itu demo. Saya bilang demo mako selama tertib dan ikut prokes. Ini kan haknya orang kasihan. Saya juga jadi serba susah,” terang Danny. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini