Connect with us

Headline

Nasabah itu Mitra yang Harus Diperlakukan dengan Baik

Podcast Bisnis dengan Yahya, Deputy Bisnis Unit Head Regional Kalsul PT WOM Finance

-

BERBICARA tentang sebuah bisnis, tentu ada tantangan serta peluang yang mesti dihadapi. Tak terkecuali bagi WOM Finance. Perusahaan ini telah melayani para nasabahnya selama 39 tahun. Ya, dua bulan lalu WOM Finance berulang tahun ke-39.

DEPUTY Bisnis Unit Head Regional Kalimantan Sulawesi (Kalsul) Yahya tampil dalam sesi Podcast Bisnis untuk kanal Harian Berita Kota Makassar yang dipandu Muh Arsan Fitri, Selasa (4/5). Menurutnya, angka 39 tahun bagi WOM Finance merupakan usia yang sudah cukup matang. Tidak heran jika pengembangan bisnis terus dilakukan.
Khusus untuk regional Kalsul, kantornya ada di Jalan Perintis Kemerdekaan,Makassar. Wilayah Sulawesi membawahi lima cabang dengan empat pos (unit). Cabang tersebut ada di Gorontalo, Palu, Makassar, dan Parepare. Sementara untuk pos, beroperasi di Gowa, Maros, dan Pangkep. Sedangkan Parepare, posnya di Kabupaten Pinrang. Untuk wilayah Kalimantan memiliki tujuh cabang.
”Kami ini tergabung dalam grup Maybank. Ada dua perusahaan di situ, yakni Maybank Finance dan WOM Finance. Maybank Finance untuk pembiayaan mobil baru, dan WOM Finance pembiayaan motor baru dan multiguna,” jelas Yahya.

Di WOM Finance terdapat tiga produk andalan. Masing-masing pembiayaan untuk pembelian motor baru. Mutliguna untuk mobil. Produk pembiayaan ini diperuntukkan bagi pemilik mobil dan hendak menjaminkan BPKB kendaraan guna mendapatkan dana. Ada pula produk Motorku. Ini untuk pemilik motor yang hendak menjaminkan BPKP motornya.
”Untuk saat ini kita sedang merancang pengembangan bisnis baru, yaitu Masku. Ini program investasi emas,” ujarnya.
Yahya mengklaim, untuk produk jaminan BPKB mobil, suku bunga yang diterapkan bersaing di angka 0,9 persen. Untuk down payment (DP) motor baru bisa 10 persen. Pihaknya bekerja sama dengan merek motor yang ada.
Untuk jenis pekerjaan yang dilayani, Yahya menegaskan bahwa semuanya berpeluang. Walau begitu, mereka tetap harus melalui survei kelayakan. Prosesnya sangat cepat dan mudah. Dengan kemudahan itu, WOM Finance mencatatkan kurang lebih 70.000-an nasabah dan wilayah Sulawesi dan 45.000-an di Kalimantan.
Disinggung soal penarikan kendaraan dari nasabah yang menunggak permbayaran, Yahya menegaskan bahwa pihaknya memiliki prosedur untuk melakukannya. Tindakan pencegahan terlebih dahulu diterapkan, ketika di awal survei. Tidak boleh ada manipulasi data.
”Proses penagihan kita lakukan dengan cara-cara sesuai ketentuan. Pertama-tama kabari nasabah melalui telepon dan mengingatkan jatuh tempo. Kalau ada keterlambatan lagi, dikirimi surat. Tidak sertamerta dilakukan tindakan di lapangan. Ada negosiasi terlebih dahulu,” jelas Yahya.
”Kita lebih mengedepankan prosedur dengan tetap saling menghargai. Karena nasabah itu merupakan bagian dari kami. Mereka adalah mitra yang harus diperlakukan dengan baik,” tambahnya.
Ditanya tentang dampak pandemi, Yahya tak memungkirinya. WOM Finance yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus melakukan restrukturisasi kredit bagi nasabahnya. Aturan pemerintah itu diterapkan guna membantu nasabah yang terdampak pandemi.
”Di awal munculnya pandemi, kita langsung buka pos untuk penanganan restrukturisasi. Nasabah datang ke kantor untuk didata dan disurvei ulang untuk mengikuti program restrukturisasi. Kita ingin bisnis harus tetap jalan. Beri pemahaman kepada mereka bahwa antara perusahaan dan nasabah harus sejalan. Ada kewajiban yang harus diselesaikan,” tandasnya.
Selama program restrukturisasi, tercatat ada 50 nasabah di wilayah Kalsum melakukannya. Dan kini, target pemulihan tengah berlangsung. Bahkan Yahya mengklaim perjalanan bisnis sudah normal kembali. Pengembangan juga mulai berjalan normal.
Karena itu, tahun 2021 ini disebut Yahya sebagai kesempatan baik. Indikasinya, 2020 yang menjadi tahun pandemi dengan kondisi luar biasa mampu dilewati dengan kualitas aset yang bisa terjaga. Bertumbuhnya market sepeda motor juga menjadi peluang, dan WOM Finance akan ikut di dalamnya. (*/rus)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini