Connect with us

Headline

Munculkan Keteladanan Agar Masyarakat Percaya

Diskusi Ramadan Bersama RMM Bahas Peran Milenial

-

BKM/NUGROHO PERAN MILENIAL-Narasumber yang tampil dalam Diskusi Ramadan Bersama RMM di Hotel Amaris Hertasning, Kamis (6/5).

MAKASSAR, BKM — Peran kaum milenial untuk pembangunan negeri memang sangat krusial. Untuk itu, mereka perlu untuk selalu paham akan perannya di tengah masyarakat.
Hal ini menjadi bahan diskusi pada Ramadan Bersama RMM di Hotel Amaris Hertasning, Kamis (6/5).

CEO RSIA Ananda dr Fadli Ananda,SpOG, Ketua Masika ICMI Sulsel Ardiansyah Pawinru, Ketua HMI Cabang Makassar Timur Ardiansyah, dan Conten Creator Rijal Jamal menjadi narasumber dalam diskusi ini.
Ketua HMI Cabang Makassar Timur Ardiansyah memgawali diskusi dengan menyebut bahwa generasi milenial memiliki peran vital dalam perkembangan bangsa. Peran vital tersebut seperti melawan radikalisme, melawan paham-paham komunis, hingga melawan pengaruh negatif perkembangan ilmu pengetahuan.

Ia juga menyinggung supaya para kaum milenial saat ini tak boleh memperlihatkan kesenjangan sosial di antara masyarakat.

“Saat ini kesenjangan sosial begitu kelihatan. Anak muda tak boleh menampakkan itu. Kita harus menjadi intelektual organik. Memiliki pengetahuan luas dan sosial yang tunggi,” jelasnya.

Fadli Ananda meneruskan hal yang sama. Ia bahkan mengatakan jika anak-anak muda saat ini harus selalu berperan aktif di semua bidang.

“Jika melihat data, ada 40 persen anak muda di Indonesia. Maka begitu berpengaruhnya mereka. Anak muda itu harus bisa memilah informasi yang beredar,” ungkapnya.

Ketua MASIKA ICMI Ardiansah Pawinru menjelaskan hal krusial peran kaum milenial yang lebih spesifik, yaitu melawan covid-19 saat ini.

Ia mengatakan, para anak muda jika terus berdiam dan tak ikut melawan covid-19, maka dipastikan akan kalah. Karena itu, baginya anak muda harus selalu berperan mendesak untuk melawan covid.

“Kalau anak muda tidak melawan, kita pasti kalah. Anak-anak milenial sekarang harus terus bekerja mendesak melawan covid ini,” katanya.

Sementara Rijal Djamal menilai, peran kaum milenial bisa dituangkan dalam berbagai media, khususnya media sosial.

Namun, mereka terlebih dahulu harus bisa memunculkan kepercayaan masyarakat akan kehadirannya.

“Keteladanan untuk para anak muda. Keteladanan dimunculkan supaya tumbuh rasa kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan itulah yang paling mahal sekarang. Kita harus buat anak muda patut untuk dipercaya,” tandasnya. (nug)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini